Liputan6.com, Jakarta - Tumpahan minyak sawit mentah atau CPO menyelimuti aspal di jalur vital kawasan Gunung Geurutee Desa Babah Ie, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya. Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya mengimbau warga yang melintas untuk berhati-hati.
"Kita terima informasi pertama sekali tadi dari warga kalau di turunan arah ke Calang ada tumpahan CPO," kata Kepala Pelaksana BPBK Aceh Jaya AG Suhadi di Banda Aceh, Minggu (26/4/2026). Dikutip dari Antara.
Advertisement
Setelah mendapatkan informasi tersebut, pihaknya memberi kabar kepada pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh untuk segera menangani hal itu, mengingat lintasan tersebut berada di bawah kewenangan mereka.
"Untuk saat ini memang sudah ada penanganan, tim lapangan sudah menabur pasir di area tumpahan CPO tersebut, meskipun masih bisa dilewati, namun wajib hati-hati," ujarnya.
Dia menjelaskan tumpahan CPO di jalan di kawasan Gunung Geurutee tersebut memang sudah sering terjadi, sehingga kejadian ini bukan pertama sekali.
Oleh karena itu, kepada pihak perusahaan yang membawa CPO melalui jalur darat atau menggunakan lintasan tersebut untuk memikirkan solusi supaya kejadian seperti tersebut tidak terus berulang.
Lintasan jalan nasional Gunung Geurutee Kabupaten Aceh Jaya berada di pinggiran tebing, dengan ketinggian sekitar 750 meter dari permukaan laut. Di tempat itu, sering terjadi kecelakaan lalu lintas, bahkan langganan longsor ketika hujan dengan intensitas tinggi.
Jalan di kawasan Gunung Geurutee juga satu-satunya akses terdekat masyarakat di wilayah barat selatan Aceh (Barsela) menuju ibu kota provinsi dan sebaliknya.
Pemerintah Aceh telah mengusulkan kepada pemerintah pusat agar segera dibangun terowongan di tempat itu, guna mencegah kecelakaan lalu lintas dan memudahkan akses masyarakat.