Kritik Pedas Sekjen PDIP ke Bupati Malang yang Lantik Anak jadi Kadis: Tidak Elok

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai langkah tersebut memicu rasa ketidakadilan.

oleh Delvira HutabaratDiterbitkan 19 April 2026, 08:59 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto saat memberikan orasi politik di acara rangkaian HUT PDI Perjuangan ke-53 sekaligus peresmian Klinik Waluya Sejati Abadi di Sukabumi, pada Minggu (25/1/2026). (Dok. Tim News)

Liputan6.com, Jakarta - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto meminta Fraksi PDIP DPR mengkritik langkah Bupati Malang, HM Sanusi yang melantik anak kandungnya, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, sebagai kepala dinas lingkungan hidup Kabupaten Malang. Hasto menilai hal itu melangkahi meritokrasi.

“Fraksi PDI Perjuangan kami minta untuk mengkritisi hal tersebut. Ya, karena bagaimanapun juga sistem meritokrasi itu harus dibangun. Kita nggak bisa ya, mengedepankan hal-hal yang di luar meritokrasi tersebut,” kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Sabtu (18/4/2026).

Hasto menilai, pelantikan itu tidak adil dan kurang elok buat masyarakat.

"Jangan sampai ada praktik-praktik yang tidak adil. Itulah yang dikritisi oleh PDI Perjuangan. Jadi yang tadi, kalau orang Jawa itu bilang 'kurang elok' ya. Bapaknya Bupati, anaknya Kepala Dinas ya,” kata Hasto.

 

Mutasi dan Rotasi 447 PNS

Sebelumnya, Bupati Malang HM Sanusi melantik 447 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang pada Senin (13/4/2026).

Salah satu pejabat yang dilantik adalah anak kandungnya, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Dalam sambutannya kala itu, HM Sanusi meminta semua pejabat yang dilantik bisa menjaga integritas dan bersungguh-sungguh dalam melayani masyarakat. Menurutnya rotasi dan mutasi adalah hal biasa dalam birokasi.

"Berikan pelayanan terbaik buat masyarakat," katanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya