Iran Umumkan Selat Hormuz Dibuka Untuk Jalur Perdagangan Komersil

Iran memastikan Selat Hormuz tetap terbuka bagi kapal komersial selama gencatan senjata Israel-Lebanon.

oleh Luqman RimadiDiterbitkan 17 April 2026, 21:44 WIB
Dua perahu tradisional berlayar melewati sebuah kapal kontainer besar di Selat Hormuz. (AP/Jon Gambrell)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Iran menyatakan jalur pelayaran di Selat Hormuz tetap terbuka bagi seluruh kapal komersial selama masa gencatan senjata antara Israel dan Lebanon.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa aktivitas pelayaran di selat tersebut berjalan normal dan aman.

BACA JUGA: Timur Tengah Memanas Lagi! Iran dan Amerika Serikat Saling Serang di Selat Hormuz

“Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur pelayaran bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka selama sisa periode gencatan senjata,” ujar Araghchi dalam unggahan di X, seperti dilansir Al Jazeera, Jumat (17/4/2026).

Gencatan senjata antara Israel dan Lebanon sendiri disepakati selama 10 hari pada Kamis malam.

Araghchi menambahkan, jalur pelayaran kapal akan tetap mengikuti rute yang telah dikoordinasikan oleh otoritas maritim Iran.

 

Konfirmasi Trump, Selat Hormuz Dibuka untuk Perdagangan Global

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, juga mengonfirmasi bahwa Selat Hormuz tetap terbuka untuk aktivitas perdagangan global.

Ia menyebut selat tersebut “sepenuhnya terbuka dan siap untuk aktivitas bisnis serta pelayaran penuh.”

Selat Hormuz merupakan jalur strategis perdagangan energi dunia, sehingga keterbukaannya menjadi krusial bagi stabilitas pasokan global di tengah ketegangan kawasan.

Infografis Proposal 10 Poin Iran Berujung Gencatan Senjata Trump. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya