IHSG Dibuka di Zona Hijau Hari Ini Rabu 15 April 2026

Simak gerak IHSG pada pembukaan perdagangan hari ini Rabu 15 April 2026.

oleh Septian DenyDiterbitkan 15 April 2026, 09:12 WIB
Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham sepanjang 2022. Pada penutupan perdagangan akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu 0,14% atau 9,46 poin menjadi 6.850,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi, dibuka menguat 74,95 poin atau 0,98 persen ke posisi 7.750,90.

Dikutip dari Antara, Rabu (15/4/2026), kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 7,90 poin atau 1,03 persen ke posisi 772,22.

Prediksi IHSG Hari Ini

Sebelumnya, Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat terbatas pada perdagangan saham Rabu, (15/4/2026). Apa saja rekomendasi saham-nya?

IHSG melanjutkan kenaikan 2,34% menjadi 7.675 dan masih didominasi oleh volume pembelian yang meningkat pada perdagangan Selasa, 14 April 2026.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, saat ini, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave A label hitam atau bagian dari wave B pada label merah. Ia menuturkan, hal itu akan membawa IHSG ke posisi 7.700-7.843 sekaligus menguji area resistance-nya.

“Cermati area koreksi terdekat yang berada di 7.587-7.639,” kata Herditya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.488,7.351 dan level resistance 7.700,7.861 pada Rabu pekan ini.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpeluang menguat terbatas dengan level support dan level resistance di 7.500-7.850.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT PAM Mineral Tbk (NICL), dan PT Timah Tbk (TINS)

 

 

Rekomendasi Teknikal

Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta, Rabu (14/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) - Spec Buy

Saham BBNI menguat 1,63% ke 3.740 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi BBNI saat ini berada pada bagian dari wave 4 dari wave (5),” ujar Herditya.

Spec Buy: 3.690-3.730

Target Price: 3.850, 3.950

Stoploss: below 3.660

 

2. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) - Buy on Weakness

Saham HRTA menguat 2,82% ke 2.550 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, tetapi penguatannya masih tertahan MA60. “Kami memperkirakan, posisi HRTA sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C,” kata Herditya.

Buy on Weakness: 2.480-2.540

Target Price: 2.760, 2.900

Stoploss: below 2.450

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

Pengunjung melintas dilayar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (30/12/2019). Pada penutupan IHSG 2019 ditutup melemah cukup signifikan 29,78 (0,47%) ke posisi 6.194.50. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

3. PT PAM Mineral Tbk (NICL) - Buy on Weakness

Saham NICL menguat 3,19% ke 970 dan masih disertai dengan volume pembelian yang meningkat. Herditya menuturkan, posisi NICL saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave [c] dari wave A dari wave (B).

Buy on Weakness: 910-950

Target Price: 1.010, 1060

Stoploss: below 880

 

4. PT Timah Tbk (TINS) - Buy on Weakness

Saham TINS menguat 7,05% ke 3.950 dan masih didominasi oleh volume pembelian yang meningkat. Saat ini, posisi TINS diperkirakan berada pada bagian dari wave C dari wave (B).

Buy on Weakness: 3.780-3.910

Target Price: 4.110, 4.260

Stoploss: below 3.670

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya