Liputan6.com, Jakarta - Kelompok hacker bernama ShinyHunters mengklaim berhasil menyusup ke server cloud milik pengembang seri Grand Theft Auto (GTA), Rockstar Games.
Berita ini menjadi sorotan para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Senin (13/4/2026) kemarin.
Advertisement
Informasi lain yang juga populer datang dari Tesla yang disebut akan memproduksi mobil listrik murah dengan harga kompetitif.
Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.
1. Hacker Sandera Data Rockstar Games, Bagaimana Nasib GTA 6?
Kelompok peretas ShinyHunters mengklaim berhasil menyusup ke server cloud milik pengembang seri Grand Theft Auto (GTA), Rockstar Games, dan mengancam akan membocorkan data jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.
Mengutip laman Engadget, Senin (13/4/2026), kabar peretasan ini pertama kali diendus oleh platform keamanan siber Hackread dan Cybersec Guru.
Melalui situs resminya, ShinyHunters mengunggah peringatan terakhir bertajuk "bayar atau bocorkan" yang ditujukan langsung kepada manajemen Rockstar Games.
Meski tidak merinci secara detail jenis data apa saja yang berhasil dicuri, ShinyHunters memberikan tenggat waktu hingga 14 April 2026 bagi perusahaan untuk melakukan negosiasi.
Jika diabaikan, mereka mengancam akan merilis informasi tersebut ke publik yang diklaim bakal memicu "berbagai masalah" bagi pihak pengembang.
ShinyHunters sendiri bukan nama baru dalam dunia kejahatan siber. Kelompok ini sebelumnya kerap dikaitkan dengan serangkaian pembobolan data berskala besar yang menargetkan perusahaan teknologi global seperti Microsoft, Google, hingga platform penjualan tiket Ticketmaster.
2. Tesla akan Produksi Mobil Listrik Murah, Ini Perkiraan Harganya
Tesla dikabarkan tengah melakukan manuver strategis dengan mengalihkan fokus pengembangannya pada kendaraan yang lebih terjangkau.
Berdasarkan laporan Reuters, dikutip Senin (13/4/2026), perusahaan milik Elon Musk ini sedang menggarap proyek SUV listrik baru dengan dimensi yang lebih kecil dan harga yang lebih kompetitif.
Berbeda dengan rumor sebelumnya, sumber internal menyebutkan bahwa kendaraan ini merupakan model yang sepenuhnya baru, bukan sekadar varian dari Model 3 atau Model Y yang sudah ada di pasaran. SUV misterius ini diprediksi memiliki panjang sekitar 4,2 meter, lebih ringkas dibandingkan Model Y yang memiliki panjang 4,7 meter.
Hingga saat ini, belum ada detail pasti mengenai apakah kendaraan tersebut akan hadir sebagai mobil konvensional dengan kemudi atau kendaraan otonom sepenuhnya.
Namun, sumber yang sama menyatakan bahwa Tesla secara umum berupaya mengintegrasikan opsi tanpa pengemudi (driverless) ke dalam seluruh lini produk masa depan mereka.
Langkah ini menandai babak baru dalam inkonsistensi strategi produk Tesla. Sebelumnya, Tesla sempat mengerjakan proyek mobil listrik murah dengan target harga USD 25.000 (sekitar Rp 427 juta).
3. Bocoran Samsung Galaxy Z Flip8 Terbaru Nongol di Internet, Seberapa Beda dari Z Flip7?
Bocoran soal Galaxy Z Flip8 mulai ramai beredar di internet. Kali ini, gambar render tersebut memperlihatkan bagaimana smartphone lipat terbaru milik Samsung itu dari berbagai sudut.
Dari render Galaxy Z Flip8 yang ada saat ini, ponsel baru Samsung itu masih mempertahankan bentuk desain yang sudah akrab di lini ponsel layar lipat milik perusahaan asal Korea Selatan.
Bentuknya masih terlihat mirip Galaxy Z Flip7, sehingga tidak banyak kejutan dari sisi tampilan luar saat HP baru Samsung tersebut dalam posisi terbuka atau ditutup.
Meski begitu, bocoran kali ini tetap mencuri perhatian. Salah satunya adalah detail ukuran mulai terungkap dan memberikan gambaran soal perbandingan generasi sebelumnya dan Z Flip8.
Mengutip MyMobiles via GSM Arena, Senin (13/4/2026), Galaxy Z Flip8 disebut memiliki ukuran bodi 166,8 x 75,4 x 6,6 mm saat dibuka. Sementara ketika dilipat, ukurannya hanya 85,4 x 75,4 x 13,2 mm.
Jika bocoran akurat, Galaxy Z Flip8 disebut hadir dengan bodi sedikit lebih panjang, lebih lebar, dan tebal dibanding generasi sebelumnya. Perubahan ini menunjukkan Samsung masih bermain aman dalam hal desain, dengan penyesuaian kecil di perangkat.
Di sisi layar Galaxy Z Flip8 masih tetap mengusung panel utama 6,9 inci dan layar kedua berukuran 4,1 inci. Ukuran ini sama seperti generasi sebelumnya, sehingga fokus pembaruan sepertinya bukan di aspek tampilan bodi dan bentang layar.