Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Selasa pagi, mencerminkan sentimen positif di pasar saham domestik. IHSG naik 98,61 poin atau 1,31 persen ke level 7.598,80. Kenaikan juga terjadi pada indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan, yakni naik 10,09 poin atau 1,35 persen ke posisi 756,45.
Penguatan ini melanjutkan tren positif pada perdagangan sebelumnya. Pada Senin, 13 April 2026, IHSG tercatat naik 0,56 persen ke level 7.500, dengan volume pembelian yang masih dominan di pasar.
Advertisement
Analis melihat peluang penguatan IHSG masih terbuka dalam jangka pendek. Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyebutkan bahwa pergerakan IHSG saat ini masih berada dalam fase penguatan.
“Saat ini, kami memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave A pada label hitam atau bagian dari wave B dari wave (2) pada label merah. Hal itu berarti IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji 7.592-7.856,” ujarnya.
Meski demikian, investor tetap perlu mencermati potensi koreksi terbatas. Herditya menyebut area koreksi minor IHSG berada di kisaran 7.390 hingga 7.443. Sementara itu, level support berada di 7.274 dan 7.184, dengan resistance di 7.585 hingga 7.700.
Sejalan dengan itu, riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak menguat terbatas dengan rentang support dan resistance di 7.400 hingga 7.600.
Dengan kondisi tersebut, pelaku pasar disarankan tetap mencermati pergerakan pasar serta memanfaatkan momentum secara selektif.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, Herditya memilih saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), dan PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA).
Sedangkan dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), dan PT Elnusa Tbk (ELSA).
Rekomendasi Teknikal
Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:
1.PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) - Trading Buy
Saham ARCI terkoreksi 0,32% ke 1.555 tetapi masih didominasi oleh volume pembelian meskipun cenderung menurun, pergerakan ARCI pun masih mampu berada di atas MA20. “Selama masih mampu berada di atas 1.505 sebagai stoplossnya, posisi ARCI saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave (v) dari wave [i],” ujar Herditya.
Trading Buy: 1.520-1.550
Target Price: 1.605, 1.670
Stoploss: below 1.505