Chelsea Dibungkam Tiga Gol Tanpa Balas, Liam Rosenior Sesalkan Hilangnya Fokus The Blues

Chelsea kalah 0-3 dari Man City di Stamford Bridge. Pelatih Liam Rosenior soroti masalah fokus pemain dan gol Marc Cucurella yang dianulir. Baca selengkapnya.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 13 April 2026, 12:56 WIB
Duel Cole Palmer dan Matheus Nunes dalam laga Chelsea vs Manchester City di Liga Inggris 2025/2026, Minggu (12/4/2026). (AP Photo/Ian Walton)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester City berhasil mempermalukan Chelsea dalam laga lanjutan Premier League yang digelar pada Minggu (12/4/2026) malam WIB. Bertanding di markas lawan, tim tamu sukses mencuri kemenangan telak dengan skor akhir 3-0, yang menjadi catatan buruk bagi pasukan Liam Rosenior.

Pada paruh pertama pertandingan, tuan rumah sebenarnya menunjukkan performa yang cukup menjanjikan. The Blues berkali-kali menekan lini belakang City dan mengancam lewat beberapa peluang berbahaya. Sayangnya, hingga peluit babak pertama dibunyikan, tidak ada gol yang tercipta dari upaya tersebut.

Dinamika permainan berubah drastis setelah jeda turun minum. Manchester City memecah kebuntuan lewat sundulan Nico O'Reilly. Gol pembuka ini tampaknya meruntuhkan kepercayaan diri para pemain Chelsea di lapangan.

Hanya berselang enam menit, gawang The Blues kembali terkoyak oleh aksi Marc Guehi. Kemenangan City kemudian ditegaskan oleh gol ketiga yang dicetak Jeremy Doku. Hasil pahit ini sekaligus memperburuk tren negatif yang tengah dialami Chelsea di kompetisi domestik.


Masalah Konsentrasi Chelsea

Duel Malo Gusto dan Rodri dalam laga Chelsea vs Manchester City di Liga Inggris 2025/2026, Minggu (12/4/2026). (AP Photo/Ian Walton)

Seusai laga, Liam Rosenior mengungkapkan rasa kecewanya terhadap hasil tersebut. Sang pelatih menyoroti penurunan konsentrasi anak asuhnya di awal babak kedua, padahal persiapan yang dilakukan sudah sangat matang.

The Blues dianggap lambat dalam merespons tekanan yang diberikan lawan. Rosenior menekankan bahwa ketangguhan mental merupakan aspek krusial yang harus dievaluasi oleh seluruh jajaran tim pelatih ke depannya.

"Sangat mengecewakan, terutama jika melihat performa kami di babak pertama. Namun, ini sudah terjadi terlalu sering (kebobolan dua gol dalam waktu singkat)" ujar Liam Rosenior.

"Man City memulai babak kedua lebih baik dari kami; itu bisa terjadi melawan tim bagus. Namun, yang tidak boleh Anda lakukan adalah kebobolan dua gol dengan cara seperti itu, begitu cepat satu sama lain," lanjutnya.


Gol Marc Cucurella yang Dianulir

Pemain Chelsea, Marc Cucurella, meninggalkan lapangan setelah diganjar kartu merah saat melawan Fulham pada pekan ke-21 Premier League di Stadion Craven Cottage, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Dave Shopland)

Kekecewaan di kubu tuan rumah kian mendalam karena sejatinya mereka sempat menyarangkan bola ke gawang lawan di babak pertama. Marc Cucurella berhasil menyelesaikan skema serangan apik, namun wasit menganulir gol tersebut karena posisi offside.

Keputusan perangkat pertandingan ini sempat mengundang protes dari pinggir lapangan karena margin offside yang dinilai sangat tipis. Rosenior meyakini bahwa anak asuhnya seharusnya bisa meraih hasil yang lebih maksimal jika gol tersebut disahkan.

Lanjut Baca:

"Saya merasa di babak pertama, dalam struktur pertahanan, kami terorganisir dan sulit ditembus. Kami memiliki momen transisi dan berupaya menekan," ungkap sang manajer. "Gol Cucurella, mungkin hanya selisih satu inci. Saya bahkan tidak tahu seberapa dekat itu sejujurnya, tetapi mereka sudah mengambil keputusan," tambahnya lagi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya