Liputan6.com, Jakarta - Suasana bahagia dalam pesta pernikahan di Desa Lalepo, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, berubah menjadi duka setelah insiden pohon tumbang menimpa tenda acara pada Kamis (9/4) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WITA, saat resepsi masih berlangsung dan sejumlah tamu undangan berada di bawah tenda. Cuaca buruk berupa hujan deras disertai angin kencang melanda lokasi kejadian.
Advertisement
Kapolsek Kahu, Iptu Andi Muhammad Amir, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia mengatakan, pohon tumbang terjadi di tengah kondisi cuaca ekstrem.
"Betul, ada pohon tumbang yang menimpa tenda pengantin. Tadi, malam itu hujan deras dan angin," kata Amir kepada wartawan, Jumat (10/4/2026).
Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat malam resepsi, di mana masih banyak tamu yang hadir dan berada di dalam tenda.
"Malam resepsi, banyak orang," jelasnya.
Amir mengungkapkan, terdapat tiga batang pohon yang tumbang dan langsung menimpa tenda pengantin.
"Tiga pohon tumbang dan menimpa tenda pengantin," ujarnya.
Saat kejadian, kedua mempelai disebut telah berada di dalam rumah, sementara orang tua pengantin dan sejumlah tamu masih berada di lokasi resepsi.
Akibat kejadian tersebut, enam orang menjadi korban. Lima orang mengalami luka-luka, sementara satu orang meninggal dunia di lokasi.
"Ada enam korban. 5 orang luka-luka dan 1 orang meninggal dunia," sambungnya.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Nurhayati (50), yang merupakan ibu dari mempelai pria. Ia mengalami luka serius akibat tertimpa pohon.
"Mamanya pengantin yang meninggal. Dia mengalami luka terbuka pada kepala dan patah leher karena tertimpa pohon," beber Amir.
Luka
Ia juga menjelaskan kondisi korban lainnya yang mengalami luka akibat insiden tersebut.
"Kalau yang luka-luka itu, ada patah kakinya dan luka robek pada kepala," lanjutnya.
Selain itu, ia menambahkan bahwa korban meninggal mengalami luka parah di bagian kepala dan leher akibat tertimpa pohon.
"Satu orang meninggal akibat tertimpa pohon yang menyebabkan luka terbuka bagian kepala dan leher," ujarnya.
Dilarikan ke Puskesmas
Sementara itu, lima korban luka langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan.
"Korban luka saat ini menjalani perawatan di Puskesmas Kahu," ucapnya.