Tawaran Kontrak AC Milan pada Leon Goretzka Dinilai Kurang Menarik

AC Milan membidik Leon Goretzka yang akan free agent, namun tawaran kontrak dinilai belum cukup menarik.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 10 April 2026, 14:41 WIB
Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri berbicara dengan Alexis Saelemaekers saat laga Serie A/Liga Italia antara AC Milan vs Inter Milan di Milan, Italia, Minggu, 8 Maret 2026. (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan membidik gelandang Bayern Munchen, Leon Goretzka. Rencana ini muncul seiring upaya AC Milan memperkuat kedalaman skuad untuk bersaing di level Eropa.

Status kontrak Goretzka yang akan habis pada akhir musim membuat situasi semakin menarik. AC Milan melihat peluang untuk merekrutnya tanpa biaya transfer.

Ketertarikan terhadap pemain internasional Jerman itu sudah berkembang dalam beberapa pekan terakhir. Namun, pertanyaan utama berkaitan dengan seberapa serius langkah yang diambil manajemen klub.

Laporan terbaru menunjukkan AC Milan mulai mengambil langkah konkret dengan menyusun proposal kontrak. Dorongan ini datang dari pelatih Massimiliano Allegri yang menginginkan tambahan pengalaman di lini tengah.


Tawaran Kontrak untuk Goretzka

Pemain Bayern Munchen, Leon Goretzka saat laga leg pertama perempat final Liga Champions 2022/2023 melawan Manchester City di Etihad Stadium, Manchester, Rabu (12/04/2023) WIB. Goretzka tampil di bawah ekspektasi. Ia acap kali berada pada posisi yang tidak tepat dan kesulitan untuk mengimbangi aksi Rodri di lini tengah. (AP Photo/Jon Super)

AC Milan dilaporkan menyiapkan kontrak berdurasi tiga tahun untuk Goretzka. Nilai yang ditawarkan mencapai 5 juta euro per musim, atau sekitar Rp97,5 miliar.

Penawaran ini diajukan langsung kepada sang pemain karena statusnya akan segera menjadi free agent. Kondisi tersebut memungkinkan negosiasi tanpa melibatkan Bayern Munchen.

Skema ini mengikuti pola kontrak Adrien Rabiot yang lebih mengutamakan pengalaman dibanding usia. Strategi tersebut menunjukkan perubahan pendekatan klub dalam membangun skuad kompetitif.

Manajemen kini lebih terbuka memberikan kontrak panjang kepada pemain berusia di atas 30 tahun. Langkah ini dipicu ambisi untuk kembali bersaing secara konsisten di kompetisi Eropa.


Selisih Gaji Jadi Kendala

Pemain Inter Milan Federico Dimarco (tengah kanan) berebut bola dengan pemain AC Milan Adrien Rabiot pada laga Serie A/Liga Italia antara AC Milan vs Inter Milan di Milan, Italia, Minggu, 8 Maret 2026. (AP Photo/Luca Bruno)

Masalah utama terletak pada perbedaan besar dalam nilai gaji yang diterima Goretzka saat ini. Di Bayern Munchen, ia memperoleh total sekitar 17 juta euro per musim, atau setara Rp331,5 miliar.

Angka tersebut jauh di atas tawaran AC Milan yang hanya menyentuh sebagian kecil dari pendapatannya sekarang. Selisih ini menjadi faktor penting dalam pertimbangan sang pemain.

Dengan usia yang sudah memasuki 31 tahun, keputusan finansial menjadi sangat krusial. Penurunan gaji drastis berpotensi membuat negosiasi berjalan alot.

Situasi ini membuat peluang transfer belum sepenuhnya jelas. AC Milan tetap memiliki minat kuat, tapi harus menemukan solusi agar tawaran mereka lebih menarik bagi Goretzka.

Sumber: Bavarian Football Works


Klasemen Serie A/Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya