7 Tips Merangsang Pohon Agar Cepat Berbuah Lebat

Pahami tips merangsang pohon agar cepat berbuah lebat secara praktis untuk pemula.

oleh Femri ResdifiantiDiterbitkan 10 April 2026, 13:14 WIB
Tips Merangsang Pohon Agar Cepat Berbuah / Ilustrasi gambar oleh AI

Liputan6.com, Jakarta - Pohon buah di halaman rumah cuma daunnya yang lebat? Biasanya, pohon cuma sibuk tumbuh daun karena nutrisinya tidak seimbang atau kondisinya terlalu nyaman, sehingga tanaman enggan masuk ke fase pembuahan. Agar cepat berbuah, ada beberapa tips merangsang pohon yang bisa dilakukan.

Simak pandungan lengkap tips merangsang pohon agar cepat dan rajin berbuah di lahan rumah melalui artikel Liputan6.com di bawah ini!

1. Lakukan Pemangkasan Cabang Pohon

Pemangkasan Rutin Agar Pohon SIrsak Berbuah Lebat dan Manis (Foto: AI)

Tips pertama yaitu pemangkasan. Aktivitas ini dilakukan dengan tujuan untuk membuang tunas air dan cabang yang tidak produktif agar energi pohon tidak terbuang percuma. Cahaya matahari akan lebih mudah masuk ke sela-sela batang sehingga merangsang munculnya bakal bunga di area tersebut. Pastikan melakukan pemotongan secara rutin pada bagian ujung dahan untuk memicu pertumbuhan tunas baru yang membawa calon buah.

2. Atur Penyiraman

Tips selanjutnya yang bisa dilakukan untuk merangsang pohon adalah menghentikan penyiraman selama beberapa hari hingga tanaman terlihat sedikit layu namun tidak sampai mati. Kondisi kritis ini akan memicu insting bertahan hidup pohon untuk segera bereproduksi melalui pembungaan yang lebat. 

Setelah fase layu tercapai, segera berikan air dalam jumlah cukup untuk mengejutkan sistem metabolisme tanaman agar bunga cepat muncul.

3. Pemberian Pupuk Fosfor

Unsur hara fosfor sangat krusial dalam masa transisi tanaman dari fase pertumbuhan daun menuju fase pembuahan. Penggunaan pupuk dengan kandungan P tinggi akan memperkuat perakaran serta mempercepat pembentukan primordia bunga pada ketiak daun. Pastikan dosis yang diberikan sesuai dengan ukuran pohon agar keseimbangan nutrisi di dalam tanah tetap terjaga dengan baik.

4. Buat Beberapa Luka Batang

Teknik tradisional ini dilakukan dengan cara menyayat atau melukai kulit batang utama melingkar setebal beberapa sentimeter. Tujuannya adalah menghambat aliran karbohidrat hasil fotosintesis agar tidak turun ke akar dan tetap terkonsentrasi di bagian tajuk pohon. Penumpukan nutrisi di bagian atas inilah yang nantinya akan memaksa pohon untuk segera menghasilkan buah lebih cepat.

 

5. Pengaturan Sinar Matahari

Tabulampot Buah Naga (Foto:AI)

Tips selanjutnya yaitu memastikan pohon mendapatkan paparan sinar matahari langsung minimal 6 - 8 jam setiap harinya untuk proses fotosintesis yang optimal. Tanpa cahaya yang cukup, tanaman cenderung hanya akan tumbuh tinggi dan rimbun tanpa pernah menghasilkan bunga sama sekali. Selain itu, pastikan juga area sekitar pohon bersih dari naungan pohon besar lain agar distribusi energi matahari terserap secara merata ke seluruh dahan.

6. Aplikasi ZPT Alami

Zat Pengatur Tumbuh atau hormon bisa didapatkan dari bahan organik seperti air kelapa atau bawang merah yang dihaluskan. Cairan ini mengandung auksin dan sitokinin alami yang sangat efektif untuk memicu pembelahan sel dan pembentukan organ reproduksi pada tanaman. Semprotkan larutan ini pada pagi hari ke bagian daun dan batang agar penyerapan nutrisi berlangsung lebih cepat dan efektif.

7. Menjaga Kebersihan

TIps yang terakhir adalah menjaga kebersihan. Lingkungan di sekitar pangkal pohon harus selalu bersih dari gulma atau rumput liar yang bisa berebut nutrisi dengan tanaman utama. Tanah yang gembur dan bersih memudahkan akar menyerap oksigen serta pupuk yang diberikan secara maksimal tanpa adanya gangguan kompetisi. Perawatan area bawah pohon yang baik juga mencegah munculnya hama dan penyakit yang bisa merusak calon bunga sebelum berkembang.

Pertanyaan Umum tentang Topik

1. Kapan waktu yang tepat untuk mulai merangsang pohon?

Proses ini sebaiknya dilakukan saat pohon sudah memasuki usia dewasa dan kondisi batangnya sudah cukup kuat. Pastikan juga tanaman dalam keadaan sehat serta tidak sedang menumbuhkan banyak pucuk daun muda agar fokus energi beralih ke bunga.

2. Apakah semua jenis pohon buah bisa diperlakukan sama?

Secara umum teknik dasarnya serupa, namun setiap jenis tanaman memiliki tingkat ketahanan yang berbeda terhadap stres fisik. Pohon berkayu keras seperti mangga lebih tahan terhadap teknik luka batang dibandingkan tanaman yang batangnya lebih lunak atau berair.

3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai bunga muncul?

Hasil biasanya akan terlihat dalam rentang waktu 2-4 minggu setelah perlakuan stres air atau pemupukan dilakukan. Kecepatan ini sangat bergantung pada jenis tanaman, cuaca, serta ketepatan dosis nutrisi yang diberikan pada tanah.

4. Mengapa bunga sering rontok sebelum menjadi buah?

Kerontokan bunga biasanya disebabkan oleh kekurangan unsur hara kalium atau serangan hama penghisap madu. Selain itu, perubahan cuaca yang ekstrim seperti hujan lebat yang mendadak juga bisa membuat bakal buah gagal berkembang secara maksimal.

5. Apakah teknik melukai batang tidak berbahaya bagi pohon?

Teknik ini aman asalkan luka yang dibuat tidak terlalu dalam hingga memutus jalur kayu bagian dalam (xilem). Cukup sayat bagian kulit luarnya saja agar aliran nutrisi terhambat sementara, lalu biarkan luka tersebut menutup secara alami seiring berjalannya waktu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya