Liputan6.com, Jakarta - Di tengah dinamika dan ketidakpastian pasar modal yang sempat diwarnai gonjang-ganjing, PT BSA Logistik Indonesia Tbk (WBSA) justru membuka tahun 2026 dengan langkah berani. Perseroan resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia sebagai emiten pertama tahun ini.
“Saya mengucapkan selamat atas pencatatan perdana saham PT BSA Logistik Indonesia TBK yang resmi. Ini menarik nih, menjadi perusahaan pencatatan yang pertama di 2026,” kata Direktur PT Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna, dalam Pencatatan Perdana Saham PT BSA Logistik Indonesia Tbk, di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Advertisement
Menurutnya, momentum ini menjadi sinyal penting bahwa minat perusahaan untuk melantai di bursa tetap terjaga, sekaligus menunjukkan kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia di tengah kondisi yang fluktuatif.
Nyoman mengatakan pencatatan perdana ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi awal perjalanan BSA Logistik di arena publik dengan berbagai tuntutan dari regulator dan investor.
“Hari ini kita menjadi saksi PT BSA Logistik Indonesia TBK memulai perjalanannya memasuki apa yang kita maksudkan sebagai public arena, arena publik dengan multiple stakeholder,” ujarnya.
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor logistik, BSA Logistik menghadapi tantangan bisnis yang sangat operasional, sensitif terhadap waktu, dan bergantung pada kualitas layanan.
BEI menilai, keandalan jaringan distribusi, efisiensi operasional, serta ketepatan waktu pengiriman menjadi faktor krusial yang harus dijaga. Keterlambatan dalam pengiriman tidak hanya berdampak pada biaya, tetapi juga dapat menggerus kepercayaan pelanggan.
“Oleh karena itu, perseroan diharapkan menjaga keandalan jaringan distribusi, mengoptimalkan efisiensi perusahaan, dan memastikan on-time delivery dan kualitas layanan,” ujarnya.
Resmi IPO Jadi Top Gainers Pembukaan Perdagangan Saham
PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) perusahaan logistik terintegrasi yang berfokus pada layanan angkutan multimoda, resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) perdana pada Jumat, (10/4/2026).
Saham dengan kode WBSA menjadi sorotan utama setelah mencatatkan kenaikan tertinggi. Saham ini melesat hingga 34,52 persen ke level 226, menjadikannya pemimpin dalam daftar top gainers pada sesi pagi pukul 9.00 WIB.
Kenaikan tajam ini menunjukkan tingginya minat beli investor terhadap saham WBSA. Lonjakan harga yang signifikan dalam waktu singkat umumnya dipicu oleh sentimen positif, baik dari faktor internal perusahaan maupun spekulasi pasar.
“Melalui IPO ini, kami berharap dapat memperkuat posisi dan kapabilitasnya dalam mendukung pertumbuhan sektor transportasi serta perekonomian Indonesia,” kata Direktur Utama PT BSA Logistics Indonesia Tbk Edwin Wibowo dalam peresmian IPO WBSA, di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/4/2026).