Gunung Karangetang di Sitaro Semburkan Lava Pijar dan Suara Gemuruh

Lava pijar yang dilontarkan sebagian meluncur ke arah sisi selatan barat daya lebih kurang 300-400 meter.

oleh Yoseph IkanubunDiterbitkan 09 April 2026, 14:50 WIB
Kawah Gunung Karangetang. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut) memuntahkan lava pijar dan suara gemuruh. Warga di sekitar gunung diminta meningkatkan kewaspadaan.

"Gunung Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro menyemburkan lava pijar dari kawah dua. Semburan lava pijar tersebut diperkirakan terjadi pukul 19.49 Wita, Rabu 8 April 2026," ungkap Ketua pos pengamatan gunung api (PGA), Yudia P Tatipang, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, semburan lava pijar tersebut bersamaan dengan suara gemuruh kuat yang terdengar hingga permukiman penduduk. Semburan lava pijar diperkirakan setinggi 25 meter dan jatuh di sekitar kawah.

Yudia memaparkan, lava pijar yang dilontarkan sebagian meluncur ke arah sisi selatan barat daya lebih kurang 300-400 meter. Warga diingatkan tetap mematuhi radius bahaya yang telah ditetapkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, sementara status Gunung Karangetang Level II (waspada).

"Masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 1.5 kilometer dari puncak kawah dua dan kawah utama, serta area perluasan sektoral ke arah selatan barat daya sejauh 2.5 kilometer,’’ ujarnya.

Dia mengingatkan agar masyarakat mewaspadai guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu dari penumpukan material lava sebelumnya. Ini disebabkan karena kondisinya belum stabil dan mudah runtuh, terutama ke sektor selatan, tenggara, barat dan barat daya.

"Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai,’’ tuturnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya