Dinkes DKI: Siswa Korban Diduga Keracunan MBG di Jaktim Membaik, Pasien Rawat Inap Tinggal 37 Orang

Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati memastikan kondisi siswa dan tenaga pendidik korban diduga keracunan program MBG di Jaktim terus membaik.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 08 April 2026, 13:40 WIB
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati. (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati memastikan kondisi siswa dan tenaga pendidik korban diduga keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Kelapa, Jakarta Timur (Jaktim) terus membaik. Jumlah pasien yang menjalani rawat inap dilaporkan menurun signifikan.

Menurut Ani, dari total lebih dari 100 korban yang sempat mendapatkan penanganan medis, kini hanya tersisa 37 orang yang masih dirawat inap di sejumlah rumah sakit (RS).

"Hari ini yang dirawat tinggal 37 orang, dari sebelumnya semuanya ada 104. 104 yang akses rumah sakit ya," kata Ani di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Dia merinci, pasien yang masih dirawat tersebar di sejumlah rumah sakit, di antaranya 7 orang di Duren Sawit, 6 orang di Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, serta 19 orang di RS Harum.

Sementara, lanjut Ani, masing-masing satu pasien dirawat di RS UIN Syarif Hidayatullah, RS Polri, RS Budhi Asih, RS Hermina Jatinegara, dan RSUD Tarakan.

Ani menjelaskan, tidak semua korban keracunan menjalani perawatan inap. Sebagian pasien hanya menjalani pemeriksaan dan diperbolehkan pulang karena kondisinya tidak berat.

"Dari 104 itu kan enggak semuanya rawat inap, ada yang datang terus boleh pulang gitu. Beberapa dirawat," ucap dia.

 

Penurunan Jumlah Pasien Signifikan

Ani menyebut penurunan jumlah pasien rawat inap terjadi cukup signifikan dibandingkan hari sebelumnya yang masih berada di kisaran 60 orang.

"Yang hari kemarin kan masih 60-an, sampai hari ini jam 8 pagi tadi tinggal 37," ucap dia.

Kendati puluhan siswa keracunan MBG masih menjalani perawatan, Ani menegaskan kondisi seluruh pasien saat ini sudah berangsur membaik dan berada dalam tahap pemulihan. Bahkan, Ani memperkirakan seluruh pasien dapat segera dipulangkan dalam waktu dekat.

"Pada prinsipnya semuanya tinggal pemulihan saja. Jadi artinya sudah bagus sih, mungkin besok sudah bisa pulang semua," tandas Ani.

Infografis Program Makan Bergizi Gratis Dimulai 6 Januari 2025. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya