Ditinggal Rombongan Makan Malam, Remaja Asal India Tewas Tenggelam di Kolam Renang Hotel

Sekitar pukul 20.23 WITA, sebagian besar rombongan meninggalkan hotel untuk makan malam di sebuah restoran. Namun, korban tidak ikut dan berada di hotel.

oleh Destarita RahmawatiDiterbitkan 06 April 2026, 17:12 WIB
remaja asal india tewas tenggelam di kolam renang hotel di Bali. (istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Seorang tamu hotel asal India, Singh Aditya (13), tewas tenggelam di kolam renang Hotel Cakra, Jalan Bypass Ngurah Rai No. 28, Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Rabu (1/4/2026) malam.

Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa menceritakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.10 WITA. Korban pertama kali ditemukan oleh dua saksi yang melintas di atas jembatan kolam saat hendak membuang sampah.

Salah satu saksi, Aldegonda Veriosmi (21), mengaku melihat bayangan gelap di dasar kolam. Saksi kemudian memanggil karyawan hotel bagian engineering yang saat itu sedang menabur bahan penjernih air kolam. 

“Jenazah ditemukan berada di dasar kolam renang dengan kedalaman 2 meter dalam kondisi tengkurap kepala di utara kaki di selatan pakai celana hijau lumut dan baju hijau lumut dengan kaos kaki warna putih,” terang Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa pada Senin (6/4/2026).

Karyawan hotel yang mengetahui kejadian tersebut segera menghubungi petugas keamanan melalui handy talky (HT). Dalam beberapa menit, sejumlah staf hotel dan tamu yang berada di lokasi berupaya melakukan evakuasi.

Korban diangkat dari dasar kolam oleh beberapa orang. Termasuk staf hotel dan tamu yang turut membantu. Setelah berhasil dibawa ke pinggir kolam, korban langsung diberikan pertolongan pertama berupa pompa dada.

Kapolsek melanjutkan, salah satu saksi, Wahid Marzuki (25), yang bekerja sebagai front office hotel sempat melakukan resusitasi selama beberapa menit.

“Setelah berhasil angkat korban tenggelam, selanjutnya saksi membantu pinggirkan korban dan bantu melakukan pompa dada korban. Saat itu dari mulut korban mengeluarkan busa dan saksi bantu pompa dada sekitar 3 menit lebih,” imbuh Tomiyasa. 

Melihat tidak adanya tanda-tanda kehidupan, korban segera dilarikan ke RS Dharma Yadnya menggunakan kendaraan hotel. Setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

Dari keterangan saksi lainnya, diketahui korban merupakan bagian dari rombongan tim olahraga asal India yang menginap di hotel tersebut.

Kronologi Kejadian

Manajer tim olahraga asal India, Ajay Kumar (26), menyebut pada pukul 19.30 WITA sejumlah anak terlihat bermain di area kolam, baik di kolam anak maupun kolam dewasa. Saat itu, terdapat sekitar 9 hingga 10 orang di kolam dewasa dan 2 hingga 3 orang di kolam kecil.

"Namun, sekitar pukul 20.23 WITA, sebagian besar rombongan meninggalkan hotel untuk makan malam di sebuah restoran di kawasan Sanur. Dari total 31 anak, satu anak ikut orang tuanya, sementara korban diketahui tetap berada di hotel," jelas Tomiyasa. 

Sekitar pukul 21.24 WITA, pihak tim menerima informasi bahwa salah satu anggota mereka tenggelam di kolam. Manager tim bersama rombongan kemudian kembali ke hotel dan menuju rumah sakit. 

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, pada bagian hidung sebelah kiri ditemukan buih halus berwarna putih, yang menguatkan dugaan korban meninggal akibat tenggelam. 

Polsek Denpasar Timur menerima laporan kejadian sekitar pukul 21.50 WITA dan langsung mendatangi lokasi. Tim identifikasi Polresta Denpasar tiba di lokasi sekitar pukul 23.18 WITA untuk melakukan olah TKP. Pemeriksaan lanjutan juga dilakukan di RS Dharma Yadnya sekitar pukul 00.04 WITA. 

Adapun saat ini, jenazah korban dititipkan di RS Bali Mandara untuk menunggu hasil autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya