Liputan6.com, Jakarta - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat ada peningkatan konektivitas penerbangan termasuk rute penerbangan, selama musim angkutan mudik dan balik Lebaran 2026.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan, pada angkutan lebaran 2026, jumlah rute penerbangan di 37 bandara total mencapai 1.487 rute atau bertambah 53 rute dibandingkan dengan angkutan lebaran 2025.
Advertisement
"Sementara itu, jumlah maskapai penerbangan di 37 bandara pada tahun ini tercatat 247 maskapai atau bertambah 9 maskapai,"ujar Mohammad R. Pahlevi, di Bandara Soekarno Hatta, Selasa (31/3/2026).
Lalu, pihaknya juga mencatat, bila Bandara Internasional Soekarno Hatta, lagi-lagi menjadi bandara tersibuk saat musim mudik. Yakni melayani 3,01 juta penumpang, baik itu saat arus mudik ataupun arus balik Lebaran.
Bukan hanya Soekarno Hatta, InJourney Airports juga mencatat ada empat bandara lain yang dipenuhi jutaan penumpang. Seperti di Bandara Gusti Ngurah Rai Bali 1,08 juta penumpang, Juanda Surabaya 766.185 ribu penumpang, Sultan Hasanuddin Makassar 566.552 penumpang dan Kualanamu Deli Serdang 420.654 penumpang.
"Masyarakat bukan hanya memanfaatkan libur lebaran ini untuk berkumpul bersama keluarga besar tapi juga untuk berlibur, memanfaatkan libur sekolah dan cuti bersama,"katanya.
Seperti diketahui, menutup Posko Siaga Idul Fitri atau angkutan Lebaran 2026 di 37 bandara di Indonesia, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat, ada 8,8 juta penumpang pesawat yang dilayani.
Angka ini, naik 6,4% dibandingkan dengan periode angkutan lebaran tahun sebelumnya yang tercatat 8,3 juta. "Sejalan dengan peningkatan jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga lebih tinggi menjadi sekitar 63.222 penerbangan atau naik 9% dari sebelumnya 58.019 penerbangan,"ungkapnya.
37 Bandara InJourney Layani 4,4 Juta Penumpang hingga Hari Raya Lebaran 2026
Sebelumnya, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) melaporkan, pada periode 13-21 Maret 2026 (H-7 hingga hari H Lebaran 2026), jumlah pergerakan penumpang di 37 bandara secara kumulatif tercatat 4,41 juta penumpang. Naik 3,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebanyak 4,25 juta penumpang.
Jumlah penumpang tertinggi ada pada puncak arus mudik 18 Maret 2026 (H-2) mencapai 568.964 penumpang. Sementara pada Hari Raya Idul Fitri, 21 Maret 2026, jumlah penumpang tercatat 397.670 penumpang.
Peningkatan juga terjadi pada pergerakan pesawat, di mana pada 13-21 Maret 2026 terdapat 33.099 penerbangan atau mengalami kenaikan hingga 6 persen dibandingkan dengan sebelumnya sebanyak 31.240 penerbangan.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R Pahlevi mengatakan, peningkatan jumlah penumpang pesawat dan penerbangan ini dapat dikelola dengan baik oleh seluruh bandara.
"Arus mudik berjalan baik. Kami bersyukur aspek operasional dan pelayanan pada periode arus mudik secara umum dapat terjaga, berkat rencana operasi yang matang, dukungan seluruh pihak, serta kolaborasi di antara stakeholders bandara," ujarnya, Senin (23/3/2026).
"Salah satu bentuk kolaborasi adalah bandara dapat melakukan optimalisasi slot time atau ketersediaan waktu take off dan landing, untuk mengakomodir permintaan perjalanan udara masyarakat pada peak season angkutan lebaran," terangnya.
Extra flight
Optimalisasi slot time ini turut didukung tingginya realisasi operasional penerbangan tambahan (extra flight).
Sepanjang 13-21 Maret 2026, InJourney Airports menerima permintaan sekitar 2.500 extra flight dari maskapai. Dari total permintaan tersebut, jumlah yang direalisasikan sekitar 2.000 extra flight.
"Realisasi mencapai 2.000 extra flight atau sekitar 80 persen dari permintaan yang ada. Angka ini cukup tinggi, karena pada umumnya extra flight yang direalisasikan oleh maskapai berkisar 60-70 persen dari permintaan," jelas Pahlevi.
Adapun 5 bandara tersibuk pada arus mudik Lebaran tahun ini adalah Soekarno-Hatta Tangerang (1,51 juta penumpang), I Gusti Ngurah Rai Bali (523.944 penumpang), Juanda Surabaya (378.056 penumpang), Sultan Hasanuddin Makassar (283.099 penumpang) dan Kualanamu Deli Serdang (207.661 penumpang)