Merdeka Gold Resources Catat Laba Bersih USD 27,49 Juta di 2025

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) bukukan laba bersih USD 27,49 juta pada tahun buku 2025.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 31 Maret 2026, 10:40 WIB
Kenaikan cadangan bijih emas untuk Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo milik PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS). (Foto: Merdeka Gold Resources)

Liputan6.com, Jakarta - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) melaporkan kinerja keuangan tahun buku 2025 dengan mencatatkan pendapatan sebesar USD 0,13 juta dan laba bersih mencapai USD 27,49 juta.

Informasi tersebut disampaikan dalam Laporan Tahunan dan Keberlanjutan dan ESG tahun 2025 dengan periode tahun buku dari 1 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025 di Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (31/3/2026).

Meski pendapatan masih relatif kecil, perseroan menegaskan bahwa kondisi ini sejalan dengan posisi perusahaan yang baru memasuki tahap awal kegiatan operasional penambangan pada Oktober 2025.

Dalam keterbukaan informasi BEI, Merdeka Gold Resources mengungkapkan bahwa nilai ekonomi langsung yang dihasilkan pada 2025 tercatat sebesar USD 0,12 juta. Sementara itu, nilai ekonomi yang didistribusikan mencapai USD 58,53 juta.

Adapun nilai ekonomi yang ditahan tercatat sebesar USD 58,41 juta. Perseroan menjelaskan bahwa angka tersebut bernilai negatif karena perusahaan masih berada dalam tahap pra-operasional dan baru memulai aktivitas produksi pada kuartal terakhir tahun lalu.

Seluruh data nilai ekonomi yang dihasilkan, didistribusikan, dan ditahan disajikan berbasis kas berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit. Penyajian ini juga telah mengikuti standar pengungkapan yang berlaku, termasuk Standar GRI.

Perseroan menekankan bahwa kondisi ini merupakan fase normal bagi perusahaan tambang yang baru memasuki tahap produksi, di mana investasi dan pengeluaran operasional masih mendominasi dibandingkan pendapatan.

 

RUPST Digelar 31 Maret 2026

PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS) menyelesaikan pembangunan Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Ini merupakan proyek emas utama Perseroan. Dok

Dalam laporan yang sama, PT Merdeka Gold Resources Tbk juga menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 tidak terdapat produk yang ditarik kembali. Selain itu, perusahaan juga tidak menerima bantuan finansial dari pemerintah.

Dari sisi tata kelola, perseroan memastikan telah melakukan pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Panggilan tersebut dilakukan pada 31 Maret 2026 sesuai dengan ketentuan yang berlaku di pasar modal.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas kepada para pemegang saham, terutama di tengah fase awal pengembangan operasional tambang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya