Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada awal sesi perdagangan saham selasa, (31/3/2026). Namun tak lama kemudian IHSG koreksi dan harus masuk zona merah.
Mengutip data RTI, pada pembukaan perdagangan, IHSG dibuka di angka 7.122,99 dari penutupan perdagangan sebelumnya di angka 7.091,67.
Advertisement
Pada pukul 09.25 WIB, IHSG mengalami tekanan. Indeks saham turun tipis 0,05% ke posisi 7.089,23 Indeks saham LQ45 turun tipis 0,08% ke posisi 717. Sebagian besar indeks saham acuan kompak tertekan.
Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 7.155,54 dan level terendah 7.080,98.
Sebanyak 290 saham menguat tetapi tak mampu mengangkat IHSG. Selain itu, 257 saham melemah dan 172 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan 377.323 kali dengan volume perdagangan saham 7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 2,9 triliun.
Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.985.
Sebagian besar sektor saham menghijau tetapi ada juga yang mengalami tekanan. Sektor energi, industri, transportasi dan finance mengalami berada di zona merah.
IHSG Berpeluang Koreksi, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Selasa, (31/3/2026). IHSG hari ini masih rawan koreksi ke 6.745-6.887. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?
IHSG melemah 0,08% ke posisi 7.091 tetapi disertai dengan munculnya volume pembelian, dan pergerakannya telah menembus area support terdekat pada perdagangan saham Senin, 30 Maret 2026.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam sehingga IHSG masih rawan terkoreksi ke area 6.745-6.887.
"Best case IHSG sudah menyelesaikan wave A pada label biru, sehingga akan melanjutkan penguatan ke 7.450-7.779,” ujar Herditya.
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.022,6.917 dan level resistance 7.302,7.434 pada perdagangan Selasa pekan ini.
Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance 7.000-7.240.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO).
Sementara itu, Herditya memilih saham PT Samator Indo Gas Tbk (AGII), PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).
Berikut Rekomendasi Teknikal
1.PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) - Buy on Weakness
Saham AGII menguat signifikan sebesar 17,65% ke 3.400 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA20. “Kami memperkirakan, posisi AGII saat ini berada di awal wave (v) dari wave [c],” ujar Herditya.
Buy on Weakness: 3.260-3.390
Target Price: 3.600, 3.780
Stoploss: below 3.210
2. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) - Buy on Weakness
Saham ESSA menguat 0,66% ke 760 dan masih didominasi oleh volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi ESSA saat ini berada pada bagian dari wave iii dari wave (c),” ujar Herditya.
Buy on Weakness: 720-755
Target Price: 805, 830
Stoploss: below 705