Edin Dzeko Hampir Gabung Juventus pada 2020, Transfer Gagal karena Hal Ini

Edin Dzeko disebut sudah sepakat bergabung dengan Juventus pada 2020 sebelum gagal. Mantan agennya mengungkap alasan AS Roma membatalkan transfer tersebut.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 30 Maret 2026, 09:50 WIB
Striker Timnas Bosnia-Herzegovina, Edin Dzeko, mengenakan jersey biru produksi Kelme di laga Kualifikasi Euro 2024. (ELVIS BARUKCIC / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Edin Dzeko pernah berada sangat dekat dengan kepindahan ke Juventus pada 2020 berdasarkan pengakuan mantan agennya. Transfer itu disebut sudah mencapai tahap kesepakatan sebelum akhirnya batal terlaksana.

Penyerang asal Bosnia tersebut memang memiliki perjalanan panjang di Serie A bersama beberapa klub besar. Namun, kariernya bisa saja berbeda jika kepindahan ke Juventus benar-benar terjadi.

Saat ini, Dzeko masih aktif bermain meski usianya telah memasuki 40 tahun. Ia bahkan baru saja mencetak gol yang membantu negaranya bermain imbang melawan Wales.

Selain itu, performanya yang konsisten membuatnya tetap dipercaya tampil dalam laga penting. Dzeko pun diproyeksikan tampil dalam pertandingan penentuan menuju Piala Dunia 2026.


Dzeko Sudah Sepakat dengan Juventus

Striker AS Roma Justrin Kluivert bersama rekannya, Edin Dzeko dan Henrikh Mkhitaryan, merayakan golnya ke gawang Sassuolo dalam lanjutan Liga Italia di Stadion Olimpico, Minggu (15/9/2019) malam WIB. AS Roma menang 4-2.(AP Photo/Gregorio Borgia)

Edin Dzeko sebenarnya sudah berada sangat dekat dengan kepindahan ke Juventus pada tahun 2020. Kesepakatan disebut telah tercapai sebelum akhirnya situasi berubah secara mendadak.

Kesepakatan tersebut melibatkan manajemen Juventus saat itu, termasuk peran penting Fabio Paratici. Namun, rencana transfer itu tidak berjalan sesuai harapan karena intervensi dari klub asalnya.

"Dzeko sudah menandatangani kontrak dengan Juventus," ujar Silvano Martina kepada La Stampa.

"Semuanya sudah selesai dengan Fabio Paratici, tetapi kemudian Roma menelepon dan mengatakan mereka tidak akan melepasnya karena Arek Milik gagal dalam tes medis, sehingga tidak ada pengganti," lanjut Martina.


Gagal Pindah, Dzeko Berlabuh ke Inter

Edin Dzeko didatangkan ke Inter Milan untuk menggantikan peranan Romelu Lukaku yang hengkang menuju Chelsea. Ia juga sama-sama didatangkan dengan status bebas transfer. Dzeko juga mencetak gol debutnya saat berusa Genoa dengan menyumbangkan satu gol dan satu assist. (AFP/Miguel Medina)

Kegagalan transfer tersebut membuat Dzeko tetap bertahan di Roma untuk sementara waktu. Situasi ini terjadi karena klub tidak menemukan pengganti yang sesuai.

Pada akhirnya, Juventus memilih alternatif lain di bursa transfer. Sementara itu, Dzeko baru meninggalkan Roma pada akhir musim.

"Dia akhirnya pergi ke Inter pada akhir musim dengan status bebas transfer," kata Martina.

"Paratici tidak bisa menunggu lebih lama, jadi dia membuat kesepakatan untuk Alvaro Morata," sambung Martina.


Tetap Tajam di Usia 40 Tahun

Pemain Inter Milan, Edin Dzeko mencetak gol kedua timnya ke gawang AC Milan saat laga Piala Super Italia 2022/2023 yang berlangsung di Stadion Internasional King Fahd, Riyadh, Arab Saudi, pada Kamis (19/1/2023) dini hari WIB. (AP Photo/Hussein Malla)

Meski usia tidak lagi muda, Dzeko masih menunjukkan performa impresif di lapangan. Ia tetap menjadi pemain penting berkat profesionalismenya.

Kontribusinya tidak hanya terlihat dari gol, tetapi juga dari kerja keras sepanjang pertandingan. Hal ini membuatnya tetap relevan di level tertinggi.

"Dia masih bermain di usia ini karena dia adalah seorang profesional yang luar biasa," ujar Martina.

"Dia selalu berlari sangat banyak, lebih dari 10 km per pertandingan. Memang dia sedikit kehilangan kecepatan, tetapi jika mendapat umpan yang tepat, dia akan mencetak gol. Dia akan sangat termotivasi untuk pertandingan ini," tutup Martina.

Sumber: Football Italia


Persaingan Sengit di Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya