AC Milan Sudah Punya Banyak Gelandang, Jadi Kenapa Masih Cari Lagi? Ini Alasannya!

Meski stok gelandang melimpah, AC Milan tetap berburu pemain baru. Ini alasannya.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 25 Maret 2026, 14:56 WIB
Selebrasi Youssouf Fofana dalam laga AC Milan vs Torino di Liga Italia 2025/2026, Minggu (22/3/2026). (AP Photo/Luca Bruno)

Liputan6.com, Jakarta - Lini tengah AC Milan saat ini terlihat penuh dengan nama-nama besar dan pemain berbakat. Kombinasi pengalaman dan potensi muda membuat sektor ini tampak sebagai salah satu yang terkuat dalam skuad.

Nama-nama seperti Luka Modric hingga Adrien Rabiot memberikan jaminan kualitas dan pengalaman di level tertinggi. Sementara itu, pemain seperti Youssouf Fofana dan Samuele Ricci menghadirkan energi serta prospek masa depan.

Tak hanya itu, masih ada Ardon Jashari dan Ruben Loftus-Cheek yang menambah kedalaman skuad. Secara jumlah dan kualitas, Milan sebenarnya tidak kekurangan opsi di lini ini.

Namun, di balik kelimpahan tersebut, muncul pertanyaan besar mengenai keseimbangan dan kelengkapan skuad. Inilah yang membuat manajemen mulai mempertimbangkan tambahan gelandang baru pada musim panas 2026.


Kedalaman Ada, Tapi Kualitas Belum Merata

Dengan performa yang nyaris tanpa cela, Adrien Rabiot membuktikan dirinya sebagai motor permainan sekaligus penentu hasil akhir. Penampilan impresif ini tak hanya mengantar Milan meraih kemenangan, tetapi juga mempertegas perannya sebagai sosok vital di lini tengah Rossoneri. (AP Photo/Luca Bruno)

Secara jumlah, lini tengah Milan memang terlihat ideal untuk menghadapi kompetisi panjang. Namun, tidak semua pemain berada di level yang sama untuk mengemban tanggung jawab besar.

Ketika Adrien Rabiot absen, opsi yang tersedia seperti Samuele Ricci dan Ardon Jashari dinilai belum mampu memberikan dampak setara. Hal yang sama juga berlaku jika membandingkan mereka dengan sosok berpengalaman seperti Luka Modric.

Kondisi ini membuat manajemen, termasuk Igli Tare dan Massimiliano Allegri, merasa bahwa skuad belum benar-benar lengkap. Mereka ingin memastikan setiap posisi memiliki pelapis dengan kualitas yang tidak jauh berbeda.

Selain itu, Milan juga tidak ingin terburu-buru membebani pemain muda dengan tanggung jawab besar. Proses perkembangan mereka ingin dijaga agar berjalan secara bertahap dan tidak terlalu dipaksakan sejak awal.


Incaran Milan: Dari Goretzka hingga Andre

Pemain Bayern Munchen, Leon Goretzka saat laga leg pertama perempat final Liga Champions 2022/2023 melawan Manchester City di Etihad Stadium, Manchester, Rabu (12/04/2023) WIB. Goretzka tampil di bawah ekspektasi. Ia acap kali berada pada posisi yang tidak tepat dan kesulitan untuk mengimbangi aksi Rodri di lini tengah. (AP Photo/Jon Super)

Salah satu nama yang paling santer dikaitkan dengan Milan adalah Leon Goretzka. Gelandang Bayern Munich itu disebut-sebut siap mencari tantangan baru dan masuk dalam radar utama Rossoneri.

Namun, Milan tidak sendirian dalam perburuan ini karena harus bersaing dengan klub-klub besar seperti Arsenal, Inter Milan, dan Juventus. Persaingan ini tentu membuat transfer Goretzka menjadi tidak mudah untuk direalisasikan.

Selain Goretzka, Milan juga membidik gelandang Brasil, Andre, yang saat ini bermain untuk Corinthians. Namun, proses negosiasi disebut berjalan alot dan belum menemui titik terang.

Nama lain yang sempat muncul adalah Mateo Kovacic dari Manchester City. Dengan kontrak yang tersisa hingga 2027, situasinya masih terbuka, apalagi ia adalah rekan senegara Luka Modric.

(SempreMilan)


Klasemen Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya