IHSG Dibuka Memerah Hari Ini 25 Maret 2026 Usai Libur Panjang Lebaran

Simak gerak IHSG pada pembukaan perdagangan hari ini usai libur panjang Lebaran 2026

oleh Septian DenyDiterbitkan 25 Maret 2026, 09:27 WIB
Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham sepanjang 2022. Pada penutupan perdagangan akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu 0,14% atau 9,46 poin menjadi 6.850,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini Rabu 25 Maret 2026 dibuka melemah 22,22 poin atau 0,31 persen ke posisi 7.084,62. IHSG dibuka memerah usai libur panjang Lebaran 2026.

Dikutip dari Antara, Rabu (25/3/2026), kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,20 poin atau 0,17 persen ke posisi 723,60.

Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini 25 Maret 2026

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Rabu, (25/3/2026). IHSG hari ini berpotensi turun di kisaran 6.745-6.887. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG naik 1,2% ke posisi 7.106 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, area penguatan terdekat di 7.115 pun sudah tercapai pada Selasa, 17 Maret 2026.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam atau wave (2) pada label merah.

"Hal tersebut berarti, terdapat kemungkinan IHSG masih akan melanjutkan koreksinya ke rentang 6.745-6.887. Adapun area penguatan terdekat berikutnya berada di 7.176-7.238,” kata Herditya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.991,6.843 dan level resistance 7.156,7.239 pada perdagangan saham Rabu pekan ini.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance 7.000-7.240.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA), dan PT Indika Energy Tbk (INDY).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).

Rekomendasi Teknikal

Pekerja beraktivitas di BEI, Jakarta, Selasa (4/4). Sebelumnya, Indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus level 5.600 pada penutupan perdagangan pertama bulan ini, Senin (3/4/2017). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1. PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) - Buy on Weakness

Saham BBYB menguat 4,35% ke 288 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian.

“Selama BBYB masih mampu bergerak di atas 264 sebagai stoplossnya, posisi BBYB saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [a] dari wave B,” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 272-286

Target Price: 316, 346

Stoploss: below 264

 

2. PT XL Axiata Tbk (EXCL) - Buy on Weakness

Saham EXCL menguat 15,63% ke 2.960 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA20. “Saat ini, kami memperkirakan posisi EXCL berada pada bagian awal dari wave (C) dari wave [B],” tutur Herditya.

Buy on Weakness: 2.710-2.870

Target Price: 3.080, 3.260

Stoploss: below 2.630

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan, Rabu 10 September 2025, ditutup menguat 70,402 poin atau naik 0,92% ke level 7.699,007, dari penutupan Selasa (9/9/2025) di 7.626,605. (BAY ISMOYO/AFP)

3.PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) - Spec Buy

Saham HRTA terkoreksi 3,46% ke 2.510 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, tetapi pergerakannya masih mampu bertahan di atas MA60.

Herditya menuturkan, selama HRTA mampu bergerak di atas 2.410 sebagai stoplossnya, posisi HRTA diperkirakan sedang berada pada awal dari wave [c] dari wave B.

Spec Buy: 2.440-2.500

Target Price: 2.790, 2.940

Stoploss: below 2.410

 

4.PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) - Buy on Weakness

Saham MBMA menguat 2,19% ke 700 disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun masih mampu berada di atas MA60. “Kami memperkirakan, posisi MBMA saat ini berada pada bagian awal dari wave [c] dari wave B,” kata dia.

Buy on Weakness: 665-690

Target Price: 750, 825

Stoploss: below 650

 

 

DisclaimerSetiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya