Harga Kripto Hari Ini 24 Maret 2026: Bitcoin dan Ethereum Melesat

Berikut daftar lengkap harga kripto hari ini, Selasa (24/3/2026) termasuk bitcoin (BTC) dan ethereum (ETH).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 24 Maret 2026, 09:06 WIB
Harga kripto jajaran teratas pada Selasa pagi (24/3/2026) pukul 08.44 WIB sebagian menguat. (Foto: Freepik/Pikisuperstar)

Liputan6.com, Jakarta - Harga kripto jajaran teratas pada Selasa pagi (24/3/2026) pukul 08.44 WIB sebagian menguat. Harga bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) kompak menghijau.

Mengutip coinmarketcap.com, harga bitcoin (BTC) naik 3,5% dalam 24 jam terakhir. Namun, selama sepekan terakhir, harga bitcoin susut 7,01%. Saat ini, harga bitcoin berada di posisi USD 70.463,82 atau Rp 1,19 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.920).

Demikian juga harga Ethereum (ETH) melonjak 3,76% dalam 24 jam terakhir. Dalam sepekan terakhir, harga Ethereum merosot 9,78%. Kini, harga Ethereum berada di posisi USD 2.130,46 atau Rp 36,03 juta.

Harga kripto hari ini seperti tether (USDT) naik 0,02% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga USDT naik 0,01%. Kini, harga USDT berada di posisi USD 0,9998.

Harga XRP melonjak 2,04% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga XRP terpangkas 9,73%. Saat ini, harga XRP berada di posisi USD 1,41.

Harga binance coin (BNB) naik 1,08% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga BNB terperosok 7,32%. Saat ini, harga BNB berada di posisi USD 633,64.

Sementara itu, harga USDC berada di zona hijau dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga USDC naik 0,04%. Kini, harga USDC berada di posisi USD 1,00.

Harga solana (SOL) melambung 4,91% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga SOL terpangkas 5,21%. Saat ini, harga solana berada di posisi USD 90,53.

Harga tron (TRX) susut 0,58% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga tron naik 4,39%. Kini, harga tron berada di posisi USD 0,3087.

Harga dogecoin (DOGE) bertambah 2,68% dalam 24 jam terakhir. Namun, harga dogecoin terpangkas 9,48%. Saat ini, harga dogecoin berada di posisi USD 0,09313.

Harga hyperliquid merosot 1,54% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga hyperliquid melemah 8,13%. Kini, harga hyperliquid berada di posisi USD 37,43.

Kapitalisasi pasar kripto global melambung 3,76% menjadi USD 2,42 triliun atau Rp 40.942 triliun.

Penambang Bitcoin Tinggalkan Kripto, Lebih Untung Garap AI

Ilustrasi Kripto. (Foto By AI)

Sebelumnya, Hashrate atau kekuatan komputasi jaringan Bitcoin turun tajam karena banyak penambang beralih ke bisnis kecerdasan buatan (AI) yang dinilai jauh lebih menguntungkan dibandingkan aktivitas mining kripto.

Selama ini, pergerakan hashrate Bitcoin biasanya sejalan dengan harga aset tersebut. Ketika harga naik, para pelaku industri akan meningkatkan kapasitas penambangan untuk memaksimalkan keuntungan.

Dikutip dari U.Today, Senin (23/3/2026), pada awal 2026, hashrate bahkan sempat melonjak hingga mendekati 1.200 exahash per detik (EH/s). Namun, tren tersebut berbalik arah ketika harga Bitcoin mulai mengalami tekanan.

Penurunan tajam ini mencerminkan perubahan strategi di kalangan miner, yang kini mulai mengalihkan sumber daya mereka ke sektor lain yang lebih menjanjikan secara ekonomi.

Peralihan ke sektor AI dipicu oleh perbedaan margin keuntungan yang signifikan. Industri kecerdasan buatan membutuhkan daya listrik besar dan sistem pendingin canggih—dua hal yang sudah dimiliki perusahaan penambang Bitcoin.

 

 

Bisnis AI Lebih Menggiurkan Dibanding Mining Kripto

Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (Foto By AI)

Sejumlah perusahaan seperti Core Scientific, Bit Digital, dan Iris Energy mulai memodifikasi pusat data mereka untuk mendukung komputasi AI dengan GPU berperforma tinggi.

Dari sisi pendapatan, penambangan Bitcoin hanya menghasilkan sekitar USD 57 hingga USD 129 per megawatt. Sementara pusat data AI mampu menghasilkan USD 200 hingga USD 500 per megawatt dengan kapasitas listrik yang sama.

Perbedaan ini membuat bisnis AI jauh lebih menarik bagi pelaku industri.

Transformasi ini juga terlihat dari berbagai kerja sama besar antara perusahaan penambang dan raksasa teknologi global.

Perusahaan Iris Energy (IREN) menandatangani kontrak layanan cloud AI senilai USD 9,7 miliar dengan Microsoft.

Sementara itu, Hut 8 menjalin kesepakatan infrastruktur AI senilai USD 7 miliar dengan Google.

 

Jadi Sektor Baru

Ilustrasi kripto (Foto By AI)

Menurut laporan Quantum Foundry dan Disruption Banking, perusahaan penambang kini tidak lagi dipandang sekadar pelaku industri kripto.

Di mata pasar, khususnya Wall Street, mereka mulai dikategorikan sebagai “aset infrastruktur energi penting” yang mendukung pertumbuhan industri AI global.

Perubahan ini menandai pergeseran besar dalam industri, di mana AI menjadi sektor baru yang menyerap sumber daya dari ekosistem kripto.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya