Harga Perak Antam Hari Ini Turun ke Rp 43.850 per Gram

Harga perak Antam hari ini turun Rp 2.800 jadi Rp 43.850 per gram.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 23 Maret 2026, 14:40 WIB
(Ilustrasi perak-silver by AI)

Liputan6.com, Jakarta - Harga perak Antam hari ini, Senin (23/3/2026), tercatat turun signifikan sebesar Rp 2.800 menjadi Rp 43.850 per gram dari sebelumnya Rp 46.650 per gram.

Dikutip dari laman Logam Mulia, penurunan harga ini mencerminkan dinamika pasar logam mulia yang masih dipengaruhi oleh pergerakan global, termasuk sentimen ekonomi dan fluktuasi nilai tukar.

Meski mengalami penurunan, perak tetap menjadi salah satu instrumen investasi alternatif yang diminati, terutama bagi investor yang mencari diversifikasi selain emas.

Selain itu, perak juga memiliki peran penting dalam sektor industri, seperti bahan baku perhiasan hingga komponen elektronik.

Dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan emas, perak kerap menjadi pilihan bagi investor pemula yang ingin mulai berinvestasi logam mulia.

 

Rincian Produk Perak Antam, dari Butiran hingga Batangan

(Ilustrasi perak-silver by AI)

Perak Antam tersedia dalam beberapa bentuk produk yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, baik untuk industri maupun investasi.

Perak Butiran Murni 99,95%

Perak ini hadir dalam bentuk butiran dengan kadar kemurnian tinggi, yakni 99,95%. Produk ini umumnya digunakan sebagai bahan baku kerajinan dan industri perhiasan.

Perak Batangan 250 Gram

Perak batangan Antam dengan ukuran 250 gram diproduksi dengan akurasi tinggi. Produk ini menjadi salah satu pilihan investasi logam mulia yang praktis.

Perak Batangan 500 Gram

Selain itu, tersedia juga perak batangan ukuran 500 gram yang cocok untuk investor dengan skala lebih besar. Produk ini juga memiliki standar kualitas tinggi dan dapat menjadi alternatif investasi jangka panjang.

Dengan berbagai pilihan tersebut, perak Antam tetap menjadi opsi menarik, baik untuk kebutuhan industri maupun investasi di tengah pergerakan harga yang fluktuatif.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya