6 Tips Mudik Aman bagi Pengguna Kursi Roda, Termasuk Pastikan Alat Bantu dalam Kondisi Prima

Pengguna kursi roda perlu catat 6 tips mudik Lebaran agar tetap aman dan nyaman.

oleh Ade Nasihudin Al AnsoriDiterbitkan 20 Maret 2026, 10:30 WIB
6 Tips Mudik Aman bagi Pengguna Kursi Roda, Termasuk Pastikan Alat Bantu dalam Kondisi Prima. Foto: Direktur BILiC Zulhamka Julianto Kadir.

Liputan6.com, Jakarta - Mudik Lebaran bagi pengguna kursi roda perlu direncanakan dari jauh-jauh hari. Menurut Direktur Bandung Independent Living Center (BILiC), Zulhamka Julianto Kadir, setidaknya ada enam tips yang dapat dicatat, yakni:

Pilih Moda Transportasi yang Mudah Diakses

Hal utama yang perlu dipersiapkan adalah terkait pilihan moda transportasi yang hendak digunakan.

“Pertama itu pilih moda transportasinya, memang kalau ingin lebih aman dan nyaman itu menggunakan kendaraan pribadi. Baik motor yang sudah dimodifikasi maupun mobil, baik milik sendiri atau sewa,” kata pria yang akrab disapa Anto kepada Health Liputan6.com saat dihubungi pada Kamis (19/3/2026).

Sebetulnya, sambung Anto, transportasi publik seperti pesawat dan kereta masih bisa menjadi pilihan alternatif.

“Namun, untuk transportasi umum itu ada waktu yang harus dipersiapkan untuk koordinasi dengan pihak penyedia layanan soal kebutuhan apa saja yang harus diakomodir. Seperti bantuan untuk naik turun kursi roda,” ujar pria yang juga seorang pengguna kursi roda.

Pastikan Alat Bantu dalam Keadaan Prima

Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah kondisi alat bantu yang harus dipastikan dalam kondisi prima.

“Yang kedua, pastikan kondisi alat bantu kita harus diperhatikan. Alat bantu kursi roda itu adalah bagian dari tubuh kita yang mana harus dijaga, dipastikan aman, nyaman dan tidak ada kendala.”

“Cek remnya, rodanya kempes atau tidak, bocor atau tidak, baut dan sebagainya itu harus diperhatikan juga karena itu penting saat kita akan mudik,” jelas Anto.

Pendamping Harus Prima

Tak hanya penyandang disabilitas dan alatnya yang harus dipastikan dalam kondisi prima, tapi pendamping juga harus dalam keadaan sehat dan siap mendampingi.

“Pendamping harus prima karena kita perlu pendampingan. Cek juga titik-titik fasilitas yang akses, cari tahu misalnya di mana ada toilet disabilitas dan sebagainya.”

Pakai Popok untuk Antisipasi

Guna mengantisipasi tidak ditemukannya toilet yang ramah disabilitas. Anto menyarankan penggunaan popok.

“Pakai popok, antisipasi tidak ada toilet akses,” sarannya.

Siapkan Obat dan Perlengkapan Pribadi

Anto menambahkan, obat dan perlengkapan pribadi tak boleh luput dari perhatian jika hendak pergi mudik.

“Perlengkapan pribadi, perlengkapan darurat, obat-obatan juga penting. Setiap ragam disabilitas itu tentunya punya kebutuhan dan keragamannya masing-masing. Misalnya, ada pengguna kursi roda yang butuh bantalan khusus, ada juga yang perlu sarung tangan untuk memutarkan roda kursinya.”

“Bawa persiapan makanan juga karena khawatir makanan tidak cocok dan lain-lain, kalau macet sudah ada persiapan bekal makanan,” imbuhnya.

Pilih Waktu yang Tepat untuk Mudik

Anto juga mengingatkan soal pentingnya pemilihan waktu mudik. Seperti diketahui, momen mudik identik dengan kemacetan. Guna menghindarinya, maka tidak disarankan mudik saat puncak arus tengah terjadi.

Infografis Akses dan Fasilitas Umum Ramah Penyandang Disabilitas. (Liputan6.com/Triyasni)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya