Libur Lebaran, Bernardo Tavares Benahi Kondisi Persebaya

Bernardo Tavares memaksimalkan 2 pekan istirahat libur Lebaran untuk membenahi kondisi timnya.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 19 Maret 2026, 14:00 WIB
Bernardo Tavares, pelatih Persebaya Surabaya di BRI Super League 2025/2026. (Dok. persebaya.id)

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memanfaatkan jeda 2 pekan istirahat libur Lebaran untuk membenahi kondisi timnya. Dia ingin masa rehat ini menjadi momentum bagi para pemain untuk memulihkan tenaga sekaligus menguatkan kembali mental setelah melewati jadwal padat.

"Kami memutuskan untuk memberikan waktu kepada para pemain sebelum kembali mempersiapkan diri. Target kami adalah kembali lebih kuat, tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara mental,” jelas Tavares dikutip situs resmi klub.

Tavares mengakui kekalahan telak yang dialami Persebaya saat bertandang ke markas Borneo FC pada laga terakhir sebelum jeda kompetisi meninggalkan rasa kecewa di dalam tim. Namun ia melihat momen itu juga membangkitkan tekad para pemain untuk memperbaiki diri.

"Kekalahan 1-5 tentu menjadi pelajaran yang berat bagi kami, dan saya percaya semua pemain ingin bangkit dan menjadi lebih kuat," ucapnya.

 

Persebaya Tetap Berlatih

Bernardo Tavares untuk pertama kalinya memimpin sesi latihan Persebaya Surabaya di Lapangan ABC Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (6/1/2026) sore WIB. (Bola.com/Wahyu Pratama)

Pelatih asal Portugal tersebut juga memastikan masa rehat ini tidak berarti para pemain sepenuhnya berhenti berlatih. Bersama staf pelatih, ia telah menyusun program latihan khusus agar kondisi fisik para pemain tetap terjaga selama jeda kompetisi.

"Selama masa rehat ini, para pemain tetap menjalani program yang sudah kami siapkan. Kami membagi mereka ke dalam beberapa kelompok, dan setiap kelompok dipantau oleh anggota staf teknis yang bertanggung jawab mengawasi program tersebut," kata Tavares.

Setiap pemain juga mendapatkan program latihan individu yang harus dijalankan secara disiplin selama masa jeda. Program tersebut dirancang agar kebugaran pemain tetap terjaga sekaligus mempersiapkan mereka kembali ke intensitas latihan tim.

"Setiap pemain juga mendapatkan program latihan individu yang harus dijalankan selama masa jeda ini. Tujuan kami jelas, agar mereka tetap bekerja dengan baik selama rehat dan bisa kembali dalam kondisi yang lebih kuat ketika tim kembali berkumpul," jelasnya.

Kondisi Pemain Bakal Diperiksa

Pelatih Persebaya di BRI Super League 2025/2026, Bernardo Tavares. (Dok. Persebaya)

Karena itu, saat tim kembali berkumpul nanti, staf pelatih akan langsung melakukan pemeriksaan kondisi para pemain. Tavares berharap seluruh pemain datang dengan kesiapan yang baik untuk memulai kembali persiapan menuju pertandingan berikutnya.

"Karena itu, pada hari pertama latihan nanti kami akan kembali melakukan pengecekan kondisi mereka, dan saya berharap semuanya datang dalam keadaan siap," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya