Liputan6.com, Jakarta - Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, banyak orang berlomba-lomba menebarkan kebaikan, mulai dari berbagi makanan berbuka, bersedekah, hingga membantu sesama yang membutuhkan. Suasana kebersamaan yang terasa lebih hangat membuat Ramadan menjadi momen yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Menariknya, kebaikan tidak selalu harus dilakukan dalam bentuk besar. Ada banyak cara sederhana yang bisa dilakukan siapa saja untuk menghadirkan manfaat bagi orang lain, termasuk di rumah ibadah yang menjadi pusat aktivitas umat selama Ramadan.
Advertisement
Berikut beberapa cara sederhana berbagi kebaikan di Ramadan yang bisa mulai dilakukan dari sekarang.
1. Luangkan Waktu Membantu Membersihkan Masjid
Masjid menjadi salah satu tempat yang paling ramai selama Ramadan. Mulai dari salat lima waktu, tarawih, hingga kegiatan tadarus, semuanya membuat masjid dipenuhi aktivitas umat.
Di balik kebersihan dan kenyamanan tersebut, ada peran marbot yang setiap hari memastikan rumah ibadah tetap terjaga. Karena itu, meluangkan sedikit waktu untuk membantu membersihkan masjid bisa menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti.
Tak harus menunggu kegiatan besar, membantu menyapu halaman, mengepel lantai, membersihkan tempat wudu, atau merapikan area salat bisa menjadi langkah kecil yang membawa manfaat besar bagi banyak orang yang datang beribadah.
2. Dukung Program Sosial yang Peduli pada Rumah Ibadah
Selain terjun langsung, mendukung program sosial yang fokus pada kebersihan rumah ibadah juga menjadi cara lain untuk berbuat kebaikan. Sejumlah inisiatif telah hadir untuk memperkuat kepedulian tersebut, salah satunya kampanye #BerikanWaktuUntukKebaikan bagian dari Program Gerakan Masjid Bersih yang digagas WIPOL. Melalui gerakan ini, masyarakat diajak ikut berkontribusi dalam menjaga kebersihan masjid sekaligus mendukung kesejahteraan marbot.
Sejumlah publik figur seperti Fadil Jaidi, Pak Muh, dan Keanu Angelo juga turut mendukung program Gerakan Masjid Bersih. Partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dari gerakan ini, karena setiap dukungan yang diberikan akan membantu menghadirkan lingkungan ibadah yang lebih bersih, nyaman, dan sehat.
3. Mengajak Keluarga dan Teman Ikut Berpartisipasi
Berbagi kebaikan tentu terasa lebih bermakna jika dilakukan bersama orang-orang terdekat. Terlebih aktivitas kegiatan bersih-bersih masjid yang membutuhkan lebih banyak tenaga dan personil.
Kamu bisa mengadakan kegiatan bersih-bersih masjid bersama setelah salat Subuh atau menjelang waktu berbuka. Aktivitas sederhana seperti ini tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian kepada generasi muda. Ketika semakin banyak orang terlibat, dampak kebaikan yang tercipta pun akan terasa lebih luas.
4. Beri Apresiasi kepada Marbot
Peran marbot sering kali luput dari perhatian. Padahal, merekalah yang memastikan masjid selalu dalam kondisi bersih dan nyaman untuk digunakan ibadah setiap hari.
Memberikan apresiasi kepada marbot bisa dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari menyampaikan ucapan terima kasih, memberikan bantuan kecil, hingga mendukung program yang berfokus pada kesejahteraan mereka.
Melalui kampanye #BerikanWaktuUntukKebaikan, WIPOL mengajak masyarakat untuk ikut memberikan dukungan nyata. Dalam program ini, 2,5% dari keuntungan penjualan produk WIPOL akan didonasikan untuk mendukung kesejahteraan marbot.
Dukungan tersebut diwujudkan dalam berbagai bentuk, seperti penyaluran 54.000 paket kebersihan ke masjid di berbagai wilayah Indonesia, pemberangkatan dua pasang marbot untuk ibadah umroh, serta pemberian THR mudik bagi 20 marbot. Program ini juga melanjutkan dampak positif dari tahun sebelumnya, ketika 100 marbot diberangkatkan pulang kampung bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional.
5. Berbagi Cerita Kebaikan Agar Banyak Orang Terinspirasi
Kebaikan sering kali menular. Ketika satu orang membagikan cerita positif, orang lain bisa terinspirasi untuk melakukan hal serupa.
Di era media sosial, berbagi cerita tentang pengalaman membantu sesama atau berpartisipasi dalam kegiatan sosial bisa menjadi cara sederhana untuk menyebarkan semangat kebaikan. Semakin banyak kisah baik yang dibagikan, semakin besar pula kemungkinan terciptanya gerakan kebaikan yang melibatkan lebih banyak orang.
Karena terkadang, kebaikan tidak hanya soal apa yang kita berikan, tetapi juga tentang waktu dan perhatian yang kita sisihkan untuk sesama.
(*)