Liputan6.com, Jakarta - PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) mencatat kinerja keuangan pada 2025. Perseroan membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba sepanjang 2025.
Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Rabu (18/3/2026), PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk meraup pendapatan usaha Rp 1,67 triliun pada 2025. Pendapatan usaha naik 85,18% dari 2024 sebesar Rp 907,15 miliar.
Advertisement
Kontribusi pendapatan terbesar dari jasa kegiatan manajer investasi mencapai Rp 445,31 miliar dari periode 2024 sebesar Rp 283 miliar. Komisi perantara efek naik dari Rp 176,46 miliar menjadi Rp 223,43 miliar pada 2025. Jasa penjamin emisi efek naik menjadi Rp 139,27 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 63,27 miliar. Jasa penasihat keuangan naik dari Rp 29,09 miliar pada 2024 menjadi Rp 56,08 miliar pada 2025.
Selain itu, perseroan juga mencatat kenaikan pendapatan dividen dan bunga sebesar 67,49% menjadi Rp 549,47 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 328,04 miliar.
Beban usaha perseroan naik 64,68% menjadi Rp 821,01 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 498,52 miliar. Seiring hal itu, laba usaha bertambah 110,2% dari Rp 408,62 miliar pada 2024 menjadi Rp 858,93 miliar pada 2025. Laba sebelum pajak penghasilan naik 112,94% menjadi Rp 693,56 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 325,6 miliar.
Dengan demikian, perseroan mencatat laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk bertambah 112,9% menjadi Rp 593,45 miliar pada 2025 dibandingkan 2024 sebesar Rp 259,84 miliar.
Seiring hal itu, laba per saham naik menjadi Rp 83,48 pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 36,55.
Ekuitas naik 40,19% menjadi Rp 2,07 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 1,48 triliun. Liabilitas bertambah 130,6% menjadi Rp 4,75 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 2,06 triliun. Aset perseroan naik 92% menjadi Rp 6,82 triliun pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 3,54 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas menjadi Rp 779,92 miliar pada 2025 dari 2024 sebesar Rp 396,04 miliar.
Trimegah Sekuritas Lepas 632,6 Juta Saham ENRG
Sebelumnya, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) melepas saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) pada Selasa, 23 Desember 2025. Aksi ini dilakukan perseroan untuk reverse repo.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (24/12/2025), Trimegah Sekuritas Indonesia menjual 632,60 juta saham ENRG pada 23 Desember 2025 dengan harga Rp 917 per saham. Dengan demikian, nilai penjualan saham ENRG tersebut sebesar Rp 580,10 miliar.
“Tujuan transaksi reverse repo dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Setelah transaksi penjualan saham ENRG, Trimegah Sekuritas memiliki 3,15 miliar saham atau setara 11,96%. Sebelumnya, Trimegah Sekuritas mengenggam 3,78 miliar saham ENRG atau setara 14,37%.
Pada perdagangan saham Rabu sore, 24 Desember 2025 pukul 15.47 WIB, harga saham ENRG naik 0,34% ke posisi Rp 1.470 per saham. Harga saham ENRG dibuka naik 15 poin ke posisi Rp 1.480 per saham. Saham ENRG berada di level tertinggi Rp 1.500 dan level terendah Rp 1.445 per saham. Total frekuensi perdagangan 7.354 kali dengan volume perdagangan saham 339.205 saham. Nilai transaksi Rp 50,1 miliar.
Sementara itu, harga saham TRIM stagnan di posisi Rp 650 per saham. Saham TRIM berada di level tertinggi Rp 690 dan level terendah Rp 635 per saham. Total frekuensi perdagangan 256 kali dengan volume perdagangan 8.820 saham. Nilai transaksi Rp 571,2 juta.
Boy Thohir Tambah Kepemilikan Saham TRIM
Sebelumnya, Pengusaha Garibaldi Thohir kembali menunjukkan komitmennya terhadap penguatan industri pasar modal Indonesia dengan menambah kepemilikan sahamnya di PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
Berdasarkan laporan pembelian di pasar reguler, pria yang akrab disapa Boy Thohir ini tercatat mengakumulasi total 3.146.700 lembar saham Trimegah Sekuritas sepanjang periode 17-19 November 2025.
Dalam keterangannya, Boy Thohir menegaskan bahwa penambahan kepemilikan ini merupakan bentuk keyakinan terhadap fundamental perusahaan, kinerja positif Trimegah dalam beberapa kuartal terakhir, serta optimisme terhadap perkembangan pasar modal Indonesia.
“Saya melihat momentum positif di industri keuangan Indonesia. Trimegah telah menunjukkan transformasi dan peningkatan kinerja yang kuat, dan saya percaya perusahaan serta pasar modalIndonesia memiliki prospek jangka panjang yang sangat baik,” ujar Boy Thohir, Kamis (20/11/2025)
Langkah ini juga sejalan dengan visi untuk memperkuat peran lembaga keuangan nasional dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan partisipasi investor domestik.
Kepercayaan pada Fundamental dan Transformasi Perusahaan
Trimegah Sekuritas dalam beberapa waktu terakhir mencatatkan peningkatan kinerja operasional, penguatan basis klien, serta percepatan inovasi digital yang berkontribusi pada efisiensi dan pertumbuhan bisnis. Aksi akumulasi Boy Thohir dipandang sebagai bentuk dukungan terhadap agenda transformasi tersebut.
Penambahan kepemilikan oleh tokoh bisnis terkemuka ini dinilai memberikan sinyal kepercayaan yang kuat terhadap arah perkembangan pasar modal Indonesia, khususnya di tengah meningkatnya minat investor domestik serta pertumbuhan transaksi di sektor keuangan.