Jadwal Imsakiyah Ramadan Kota Jakarta 17 Maret 2026 dan Amalan Menjelang Hari Terakhir Ramadan

Simak Jadwal Imsakiyah Ramadan Kota Jakarta 17 Maret 2026 lengkap dengan waktu imsak dan subuh, serta tips memaksimalkan ibadah di 10 hari terakhir Ramadan.

oleh Edelweis LararenjanaDiterbitkan 16 Maret 2026, 23:00 WIB
Jadwal Imsakiyah Ramadan Kota Jakarta 17 Maret 2026. (foto: istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang 10 hari terakhir Ramadan, umat Muslim di Kota Jakarta semakin memperhatikan jadwal imsakiyah sebagai panduan sahur dan berbuka puasa. Pada 17 Maret 2026, jadwal Imsakiyah menjadi acuan penting untuk menjalankan ibadah puasa dengan tepat waktu, sesuai dengan posisi matahari dan waktu shalat di wilayah Jakarta. Dengan mengetahui jadwal ini secara akurat, ibadah puasa dapat dijalankan dengan sempurna dan kegiatan sehari-hari selama bulan suci tetap teratur.

Selain sebagai panduan waktu sahur dan berbuka, jadwal imsakiyah juga menjadi rujukan untuk melaksanakan amalan khusus pada 10 hari terakhir Ramadan, seperti itikaf, shalat malam, dan membaca Al-Qur’an. Memahami waktu yang tepat membantu umat Muslim memaksimalkan ibadah, menambah keberkahan, dan menjaga kesehatan selama bulan puasa. Artikel ini akan mengulas jadwal Imsakiyah 17 Maret 2026 di Jakarta sekaligus memberikan panduan amalan pada 10 hari terakhir Ramadan.

Jadwal Imsakiyah Ramadan Kota Jakarta 17 Maret 2026

Jadwal Imsakiyah Ramadan Kota Jakarta 17 Maret 2026

Menjalankan ibadah puasa dengan tertib dan khusyuk memerlukan panduan waktu yang akurat. Untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, jadwal Imsakiyah pada 17 Maret 2026 telah ditetapkan guna membantu umat Muslim dalam mempersiapkan sahur dan shalat Subuh.

Berdasarkan informasi yang tersedia, berikut rinciannya: 

  • Imsak: 04.33 WIB
  • Subuh: 04.43 WIB
  • Dzuhur: 12.05 WIB
  • Ashar: 15.12 WIB
  • Maghrib (waktu berbuka puasa): 18.09 WIB
  • Isya: 19.17 WIB

Ketetapan ini sangat penting untuk memastikan umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan sempurna, menjaga kesehatan, serta melaksanakan ibadah lainnya seperti shalat dan tilawah Al-Qur’an secara teratur sepanjang bulan suci. Informasi ini menjadi acuan utama bagi warga Jakarta untuk menunaikan kewajiban ibadah puasa dengan tepat waktu.

Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadan dan Malam Lailatul Qadar

Jadwal Imsak Ramadhan /Sumber foto: Unsplash/Faseeh Fawaz

Sepuluh hari terakhir Ramadan merupakan fase yang sangat istimewa dan penuh berkah. Periode ini diyakini menjadi waktu turunnya malam Lailatul Qadar, sebuah malam yang kemuliaannya lebih baik dari seribu bulan.

Rasulullah SAW sendiri menunjukkan kesungguhan yang luar biasa dalam beribadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan, melebihi kesungguhan beliau di malam-malam lainnya. Hal ini menjadi teladan bagi umat Muslim untuk meningkatkan intensitas ibadah di penghujung bulan suci.

Malam Lailatul Qadar diyakini terjadi pada salah satu malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadan, seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk menghidupkan setiap malam di periode ini dengan berbagai amalan kebaikan.

Amalan Utama untuk Meraih Berkah di Penghujung Ramadan

Jadwal Imsak Hari Ini / Sumber: iStockphoto

Untuk memaksimalkan ibadah di 10 hari terakhir Ramadan, terdapat beberapa amalan yang sangat dianjurkan. Salah satunya adalah memperbanyak Qiyamul Lail atau shalat malam. Rasulullah SAW menghidupkan setiap malam pada periode ini dengan shalat, zikir, dan ibadah lainnya hingga waktu fajar.

Selain itu, I'tikaf di masjid juga sangat diutamakan. I'tikaf adalah berdiam diri di masjid dalam rangka beribadah kepada Allah SWT dengan berzikir, berdoa, membaca Al-Qur'an, shalat sunnah, bertaubat, dan ibadah lainnya. Ibadah ini sangat dianjurkan pada sepuluh malam terakhir Ramadan, sebagaimana Nabi Muhammad SAW mencontohkan iktikaf sebagai cara untuk meningkatkan fokus spiritual menjelang akhir bulan suci.

Umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak membaca Al-Qur'an (tilawah) dan merenungkan maknanya, terutama karena Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur'an. Memperbanyak zikir dan doa, khususnya doa Lailatul Qadar, juga menjadi amalan penting. Doa yang diajarkan Rasulullah SAW adalah "Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul afwa fa'fu anniy" (Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi pula suka mengampuni, maka mohon kiranya ampunilah aku).

Amalan lain yang sangat dianjurkan adalah memperbanyak sedekah sebagai ungkapan syukur atas nikmat dipertemukan dengan bulan suci ini, serta memperbanyak istighfar dan taubat karena Ramadan adalah kesempatan baik untuk memperbaiki diri dan memohon ampunan. Penting juga untuk mantapkan niat dan target amalan agar ibadah lebih terarah dan khusyuk, seperti khatam Al-Qur'an atau murojaah hafalan. Puncak dari amalan ini adalah berusaha menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan ibadah.

Untuk menjaga stamina, menjaga kesehatan fisik dengan tidur siang secukupnya (20-30 menit) dan melakukan peregangan ringan sangat disarankan untuk menghindari kantuk dan kelelahan, serta mengonsumsi camilan sehat seperti kurma. Amalan Rasulullah SAW lainnya adalah mandi di antara dua adzan (Maghrib dan Isya) sebagai bentuk membersihkan diri dari hadas dan najis, serta persiapan untuk i'tikaf. Bahkan, bagi mereka yang memiliki kesibukan pekerjaan, menjadikan pekerjaan sebagai ibadah dengan menjalankan tugas secara jujur, amanah, dan penuh tanggung jawab juga bernilai pahala.

Pertanyaan Umum Seputar Topik

1. Kapan waktu Imsak dan Subuh di Jakarta pada 17 Maret 2026?

Waktu Imsak di Jakarta pada 17 Maret 2026 adalah pukul 04.33 WIB, dan waktu Subuh adalah pukul 04.43 WIB.

2. Kapan 1 Ramadan 1447 Hijriah ditetapkan oleh pemerintah?

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

3. Mengapa 10 hari terakhir Ramadan sangat penting?

Sepuluh hari terakhir Ramadan sangat penting karena di dalamnya terdapat malam Lailatul Qadar, yang kemuliaannya lebih baik dari seribu bulan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya