Paul Thomas Anderson Menang Piala Oscar Setelah 14 Kali Nominasi, Minta Maaf ke Anak di Panggung

Setelah 14 kali dinominasikan, Paul Thomas Anderson akhirnya menang Piala Oscar kategori Penulis Skenario Terbaik lewat film One Battle After Another.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 16 Maret 2026, 08:47 WIB
Paul Thomas Anderson accepts the Writing (Adapted Screenplay) award for "One Battle After Another" onstage during the 98th Oscars at Dolby Theatre on March 15, 2026 in Hollywood, California. Kevin Winter/Getty Images/AFP KEVIN WINTER / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP

Liputan6.com, Jakarta - Jangan pernah lelah mencoba. Hasil tak akan mengkhianati usaha. Inilah yang terjadi pada Paul Thomas Anderson dalam malam puncak Piala Oscar 2026 di Dolby Theatre Hollywood, Los Angeles, AS, Minggu (15/3/2026) waktu Amerika Serikat. Setelah 14 kali dinominasikan, Paul Thomas Anderson akhirnya menggenggam Piala Oscar pertama untuk kategori Penulis Skenario Terbaik lewat film One Battle After Another.

Kala namanya disebut lalu naik ke panggung, Paul Thomas Anderson tak dapat menutupi rasa bahagia. Menang Piala Oscar bukan tujuan akhir bagi seniman, namun kemenangan ini dicatat dengan tinta emas sebagai bagian dari sejarah sinema dunia.

“Saya merasa terhormat jadi bagian dari sejarah ini,” katanya, melansir pemberitaan APnews, Minggu (15/3/2026). “Saya menulis film ini untuk anak-anak saya sebagai permintaan maaf atas kekacauan rumah tangga, tapi semoga mereka kelak jadi generasi yang membawa akal sehat dan kesopanan.”

Tak ingin menjadi kacang lupa kulit, Paul Thomas Anderson menyadari One Battle After Another diadaptasi dari novel Vineland karya Thomas Pynchon yang dirilis pada 1990. Paul Thomas Anderson merasa punya utang budi pada Thomas Pynchon.

“Ini adaptasi, jadi saya berutang budi sangat besar kepada Thomas Pynchon,” ucapnya. “Setiap penulis tahu bahwa Anda harus minta maaf atau ucapan terima kasih khusus Anda sebenarnya ditujukan kepada keluarga dan orang-orang yang tinggal serumah dengan Anda, yang telah sabar menghadapi apa artinya hidup bersama seorang penulis,” Paul Thomas Anderson menyambung.

 


Persaingan Kategori Penulis Skenario Adaptasi Terbaik

US filmmaker Paul Thomas Anderson attends the 98th Oscars Nominees Luncheon at the Beverly Hilton hotel in Beverly Hills, California on February 10, 2026. Frederic J. Brown / AFP

Selain dinominasikan untuk Penulis Skenario Adaptasi Terbaik, Paul Thomas Anderson masuk bursa Sutradara Terbaik. Karena menjabat juga sebagai produser, maka namanya tercantum sebagai nomine Film Terbaik.

Dalam kategori Penulis Skenario Adaptasi Terbaik, Paul Thomas Anderson melawan Will Tracy (Bugonia), Guillermo del Toro (Frankenstein), Chloé Zhao bersama Maggie O'Farrell (Hamnet), dan Clint Bentley bareng Greg Kwedar (Train Dreams).

 


One Battle After Another dan 13 Nominasi Piala Oscar

Film-film yang tayang di bioskop kini tiba di platform streaming alias OTT, November 2025. Salah satunya One Battle After Another dibintangi Leonardo DiCaprio. (Foto: Dok. Warner Bros. Pictures/ Ghoulardi Film Company/ IMDb)

One Battle After Another memborong 13 nominasi Piala Oscar. Saat artikel ini disusun, ia telah menang tiga Piala Oscar, untuk Penulis Skenario Adaptasi, Pemeran Pendukung Pria (Sean Penn) dan Penata Peran Terbaik.

Paul Thomas Anderson sendiri kali pertama menembus daftar nominasi Piala Oscar lewat film Boogie Nights pada 1998. Ia diganjar nominasi Penulis Skenario Asli Terbaik.

 


Insiden Licorice Pizza

Kala itu, Paul Thomas Anderson dikalahkan dua aktor tampan Matt Damon dan Ben Affleck yang menulis naskah film Good Will Hunting. Sebelum One Battle After Another, Paul Thomas Anderson kali terakhir dinominasikan komite Academy Awards empat tahun silam.

Pada 2022, ia memborong tiga nominasi Piala Oscar kategori Penulis Naskah Asli, Sutradara dan Film Terbaik lewat Licorice Pizza. Sayang, tak ada satu pun yang dimenangkan Paul Thomas Anderson.

 

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya