Penanganan Longsor Ruas Tarutung-Sibolga Tuntas Jelang Mudik Lebaran

Penanganan permanen titik longsor di ruas jalan nasional Tarutung–Sibolga, Sumatera Utara telah rampung.

oleh Septian DenyDiterbitkan 13 Maret 2026, 14:20 WIB
PT Hutama Karya (Persero) terus mempercepat penanganan permanen titik longsor di ruas jalan nasional Tarutung–Sibolga, Sumatera Utara, guna menjaga keandalan akses masyarakat menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Liputan6.com, Jakarta - PT Hutama Karya (Persero) terus mempercepat penanganan permanen titik longsor di ruas jalan nasional Tarutung–Sibolga, Sumatera Utara, guna menjaga keandalan akses masyarakat menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Upaya ini mendapat perhatian langsung dari Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, yang meninjau progres pekerjaan di Desa Lobu Pining, Kecamatan Adian Koting.

Peninjauan difokuskan pada penanganan badan jalan yang mengalami longsor, yang diperbaiki melalui pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT) dengan sistem perkuatan Borepile pada STA 16+350 dan STA 16+550 yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya (Persero).

Dalam kunjungannya, Menteri PU didampingi oleh Direktur Operasi I Hutama Karya, Gunadi; Senior Vice President (SVP), Akhyaarul Umam; serta jajaran pimpinan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara.

Menteri PU Dody Hanggodo mengonfirmasi bahwa jalur lintas Medan–Sibolga saat ini dalam kondisi siap operasional.

“Kalau tadi sepanjang jalan kita lihat mulai dari Medan, sudah bagus. Kalau dari sisi kesiapan jalan, menurut saya pribadi sudah sangat oke. Saya yakin sudah siap untuk menghadapi arus mudik di H-7 sampai dengan H+7,” tegas Dody Hanggodo," dikutip Jumat (13/3/2026).

Terkait mitigasi bencana, Menteri PU menambahkan bahwa tim di lapangan telah disiagakan untuk penanganan cepat. “Begitu longsor kita langsung bersihkan, sehingga masyarakat tidak terganggu terlalu lama mobilitasnya,” ujarnya.

 

 

Penanganan Titik Longsor

Sibolga, Kota Gunungsitoli, Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Nias Selatan Longsor (Dok: Antara)

Pada kesempatan terpisah, Pelaksana Harian (Plh.) Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menjelaskan bahwa keterlibatan Hutama Karya dalam penanganan titik longsor ini merupakan bentuk tanggung jawab sebagai mitra strategis pemerintah.

“Hutama Karya telah hadir mendampingi pemerintah sejak tahap awal rekonstruksi pasca-bencana di akhir tahun lalu. Kehadiran kami secara konsisten di lokasi merupakan komitmen nyata untuk memulihkan konektivitas nasional. Melalui penanganan permanen ini, kami berharap dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat agar perjalanan mudik tahun ini tetap aman, lancar, dan produktif,” jelasnya.

Hutama Karya terus memastikan aspek kualitas dan keamanan konstruksi di lapangan tetap menjadi prioritas, sekaligus menyiagakan personel di sepanjang jalur rawan guna mengantisipasi kendala cuaca selama periode hari raya mendatang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya