Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 23,30 poin atau 0,32 persen ke posisi 7.338,82, hari ini Jumat 13 Maret 2026.
Dikutip dari Antara, Jumat (13/3/2026), kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 2,74 poin atau 0,36 persen ke posisi 748,45.
Advertisement
Prediksi IHSG Hari Ini
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Jumat, (13/3/2026). Level IHSG hari ini yang perlu dicermati di 7.265-7.298 sebagai area koreksi terdekat berikutnya. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?
IHSG merosot 0,37% ke posisi 7.362 dan masih didomiansi oleh tekanan jual pada perdagangan saham Kamis, 12 Maret 2026.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksono menuturkan, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave [y] dari wave 4 atau dari wave (2) pada label merah.
“Hal tersebut berarti, perlu dicermati area 7.265-7.298 sebagai area koreksi terdekat berikutnya, adapun area penguatan IHSG terdekat berikutnya berada pada rentanng 7.573-7.701,” kata Herditya dalam catatannya.
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.226,7.071 dan level resistance 7.577,7.712 pada perdagangan Jumat pekan ini.
Sementara itu, dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah dengan level support dan level resistance 7.300-7.600.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA).
Sementara itu, Herditya memilih saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Co Tbk (ULTJ), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).
Rekomendasi Teknikal
Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:
1. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) - Buy on Weakness
Saham CPIN menguat 1,38% ke 3.680 dan masih didominasi oleh volume pembelian meskipun cenderung menurun. “Kami memperkirakan, posisi CPIN saat ini berada di awal wave (1) dari wave [C],” ujar Herditya.
Buy on Weakness: 3.530-3.670
Target Price: 3.860, 4.180
Stoploss: below 3.390
2. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) - Buy on Weakness
Saham PTBA menguat 1,39% ke 2.910 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. “Saat ini, posisi PTBA diperkirakan berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [iii] dari wave C,” kata dia.
Buy on Weakness: 2.740-2.840
Target Price: 2.990, 3.080
Stoploss: below 2.660
Rekomendasi Teknikal Lainnya
3. PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Co Tbk (ULTJ) - Buy on Weakness
Saham ULTJ menguat 0,31% ke 1.600 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, penguatannya pun mampu berada di atas moving average (MA)20 harian. “Kami memperkirakan, posisi ULTJ saat ini sedang berada pada awal dari wave [iii] dari wave C dari wave (Y),” kata dia.
Buy on Weakness: 1.570-1.600
Target Price: 1.665, 1.720
Stoploss: below 1.565
4. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) - Spec Buy
Saham UNVR terkoreksi 5,50% ke 1.890 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Herditya menuturkan, selama masih mampu berada di atas 1.845 sebagai stoplossnya, posisi UNVR saat ini berada di awal wave [iii] dari wave 1 dari wave (5).
Spec Buy: 1.875-1.890
Target Price: 2.120, 2.300
Stoploss: below 1.845
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.