IHSG Dibuka Memerah Hari Ini Jumat 13 Maret 2026

Simak ulasan IHSG hari ini Jumat (13/3/2025).

oleh Septian DenyDiterbitkan 13 Maret 2026, 09:17 WIB
Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham sepanjang 2022. Pada penutupan perdagangan akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu 0,14% atau 9,46 poin menjadi 6.850,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 23,30 poin atau 0,32 persen ke posisi 7.338,82, hari ini Jumat 13 Maret 2026.

Dikutip dari Antara, Jumat (13/3/2026), kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 2,74 poin atau 0,36 persen ke posisi 748,45.

Prediksi IHSG Hari Ini

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Jumat, (13/3/2026). Level IHSG hari ini yang perlu dicermati di 7.265-7.298 sebagai area koreksi terdekat berikutnya. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG merosot 0,37% ke posisi 7.362 dan masih didomiansi oleh tekanan jual pada perdagangan saham Kamis, 12 Maret 2026.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksono menuturkan, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave [y] dari wave 4 atau dari wave (2) pada label merah.

“Hal tersebut berarti, perlu dicermati area 7.265-7.298 sebagai area koreksi terdekat berikutnya, adapun area penguatan IHSG terdekat berikutnya berada pada rentanng 7.573-7.701,” kata Herditya dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.226,7.071 dan level resistance 7.577,7.712 pada perdagangan Jumat pekan ini.

Sementara itu, dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas  menyebutkan,  IHSG berpotensi melemah dengan level support dan level resistance 7.300-7.600.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Sementara itu, Herditya memilih saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Co Tbk (ULTJ), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Rekomendasi Teknikal

Pengunjung melintas dilayar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (30/12/2019). Pada penutupan IHSG 2019 ditutup melemah cukup signifikan 29,78 (0,47%) ke posisi 6.194.50. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) - Buy on Weakness

Saham CPIN menguat 1,38% ke 3.680 dan masih didominasi oleh volume pembelian meskipun cenderung menurun. “Kami memperkirakan, posisi CPIN saat ini berada di awal wave (1) dari wave [C],” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 3.530-3.670

Target Price: 3.860, 4.180

Stoploss: below 3.390

 

2. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) - Buy on Weakness

Saham PTBA menguat 1,39% ke 2.910 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. “Saat ini, posisi PTBA diperkirakan berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [iii] dari wave C,” kata dia.

Buy on Weakness: 2.740-2.840

Target Price: 2.990, 3.080

Stoploss: below 2.660

Rekomendasi Teknikal Lainnya

Pejalan kaki duduk di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

3. PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Co Tbk (ULTJ) - Buy on Weakness

Saham ULTJ menguat 0,31% ke 1.600 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, penguatannya pun mampu berada di atas moving average (MA)20 harian. “Kami memperkirakan, posisi ULTJ saat ini sedang berada pada awal dari wave [iii] dari wave C dari wave (Y),” kata dia.

Buy on Weakness: 1.570-1.600

Target Price: 1.665, 1.720

Stoploss: below 1.565

 

4. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) - Spec Buy

Saham UNVR terkoreksi 5,50% ke 1.890 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Herditya menuturkan, selama masih mampu berada di atas 1.845 sebagai stoplossnya, posisi UNVR saat ini berada di awal wave [iii] dari wave 1 dari wave (5).

Spec Buy: 1.875-1.890

Target Price: 2.120, 2.300

Stoploss: below 1.845

 

DisclaimerSetiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya