Liputan6.com, Jakarta - Industri kendaraan listrik roda dua bersiap kedatangan inovasi baru. Perusahaan teknologi mobilitas OMOWAY resmi memperkenalkan evolusi kendaraan roda dua bernama OMO X, yang mereka sebut sebagai MotoRobot.
Menariknya, Indonesia dipilih sebagai negara pertama yang akan memasarkan motor listrik futuristis tersebut secara resmi. Langkah ini sekaligus menegaskan pentingnya pasar Asia Tenggara, terutama Indonesia yang dikenal sebagai salah satu negara dengan populasi pengguna sepeda motor terbesar di dunia.
Advertisement
OMOWAY mengungkapkan bahwa pra-pemesanan OMO X khusus untuk Indonesia akan dibuka pada akhir April 2026, sebelum melakukan debut pasar pada akhir Mei 2026 di Jakarta.
Strategi tersebut menjadi bagian dari ekspansi global perusahaan, dengan Indonesia sebagai pintu masuk menuju pasar Asia Tenggara.
OMO X diklaim bukan sekadar motor listrik konvensional. OMOWAY menyebut kendaraan ini sebagai MotoRobot, karena menggabungkan teknologi kecerdasan buatan dengan sistem keseimbangan otomatis.
Teknologi tersebut dirancang untuk mengatasi tantangan klasik kendaraan roda dua, seperti risiko jatuh saat berhenti maupun kesulitan ketika motor harus diangkat.
Pendiri OMOWAY, Todd He, menjelaskan bahwa keseimbangan merupakan prinsip fisika paling mendasar dalam mobilitas kendaraan roda dua.
Menurutnya, teknologi penyeimbangan otomatis membuka peluang besar bagi perkembangan kendaraan roda dua berbasis kecerdasan.
“Motor bukan tujuan utama kami. Kami ingin memanfaatkan teknologi penyeimbangan yang kami kembangkan untuk menghadirkan kehidupan cerdas bagi semua orang di berbagai skenario,” ujarnya saat peluncuran global di Cloud9 Piazza, Jewel Changi Airport, Singapura, Kamis (12/3/2026).
Dengan teknologi tersebut, kendaraan dapat menjaga stabilitas secara otomatis sehingga meningkatkan kenyamanan dan keamanan berkendara.
Harga Masih Dirahasiakan
Meski sudah diumumkan akan masuk Indonesia, OMOWAY masih merahasiakan harga resmi dari OMO X.
Yulong Chen, General Manager of Indonesian Market OMOWAY, mengungkapkan bahwa sejak tahun lalu banyak pengguna yang menanyakan soal harga motor listrik tersebut.
Menurutnya, beberapa orang memperkirakan harga OMO X bisa mencapai Rp200 juta atau Rp100 juta karena teknologi yang diusungnya. Namun ada juga yang berharap banderolnya berada di kisaran Rp60 juta hingga Rp30 jutaan.
“Semuanya ada kesempatan. Untuk harganya saat ini mohon maaf dulu, kami masih jaga rahasia,” kata Yulong Chen.
Ia menegaskan bahwa OMOWAY bukan sekadar perusahaan motor dari Asia, melainkan perusahaan teknologi yang ingin membawa inovasi mobilitas ke berbagai kalangan.
“Kalau harga terlalu tinggi, siapa yang akan beli? Makanya soal harga dijanjikan aman. Harganya pasti masuk,” jelasnya.
Harga resmi dan spesifikasi lengkap OMO X akan diumumkan saat peluncuran resminya pada Mei 2026 di Jakarta.
OMOWAY Juga Perkenalkan Robot Mobilitas Mobility One
Selain OMO X, OMOWAY juga memperkenalkan Mobility One, robot beroda yang dirancang untuk berbagai kebutuhan mobilitas otonom, terutama di sektor logistik.
Robot ini mengusung konsep Separated Unit Delivery Logic, yaitu sistem pengiriman yang memisahkan unit utama dengan unit pengiriman.
Dalam skema tersebut, unit utama bertugas melakukan perjalanan jarak jauh antar wilayah dengan kecepatan tinggi. Setelah tiba di area tujuan, unit pengiriman akan terlepas secara otomatis untuk menyelesaikan pengiriman langsung dari pintu ke pintu.
Pendekatan ini diyakini mampu menekan biaya last mile delivery sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi.
Mobility One juga dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi lingkungan perkotaan. Robot ini mampu melintasi gang sempit, masuk ke dalam bangunan, hingga menggunakan lift untuk mengantarkan paket langsung ke depan pintu penerima.
Dari sisi teknologi, Mobility One mewarisi sistem kecerdasan yang sama dengan OMO X. Sistem tersebut telah diuji melalui jutaan mil perjalanan sehingga memiliki kemampuan keseimbangan stabil dan penghindaran rintangan secara otomatis.
Desainnya juga modular, sehingga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti pengangkutan kargo, patroli keamanan, hingga misi penyelamatan.
OMOWAY memilih Singapura sebagai lokasi peluncuran global untuk OMO X dan Mobility One. Negara tersebut dinilai sebagai pusat teknologi dan inovasi di Asia Tenggara.
Selain itu, Singapura juga menjadi kantor pusat perusahaan sehingga berada di tengah ekosistem teknologi yang dinamis.
Ekspansi global disebut sudah menjadi bagian dari DNA OMOWAY sejak awal berdiri. Setelah Indonesia, perusahaan menargetkan ekspansi ke beberapa negara Asia Tenggara lainnya seperti Vietnam, Thailand, dan Malaysia.
Melalui strategi ini, OMOWAY berharap teknologi kendaraan roda dua cerdas dan robot mobilitas otonom dapat menjadi bagian penting dari ekosistem smart mobility di kawasan Asia Tenggara.