Koordinasi Sejumlah Pihak Antisipasi Pohon Tumbang di Kawasan Alas Roban Saat Mudik Lebaran

Koordinasi terus ditingkatkan untuk mengantisipasi pohon tumbang di jalur nasional Batang-Kendal, kawasan Alas Roban.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 12 Maret 2026, 14:40 WIB
Alas Roban | Via: google.com

Liputan6.com, Jakarta - Koordinasi terus ditingkatkan antara Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY dengan Perhutani untuk mengantisipasi pohon tumbang di jalur nasional Batang-Kendal, kawasan Alas Roban.

Langkah ini dilakukan setelah angin kencang yang menerjang pada Rabu 4 Maret 2026 sore. Sedikitnya 20 pohon jati tumbang dan menutup jalan di KM 73-74.

Selain pohon, badai juga merobohkan 24 tiang listrik di lokasi tersebut. Arus lalu lintas sempat tersendat sepanjang sekitar satu kilometer.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 BBPJN Jawa Tengah–DIY, Ridwan Umbara, mengatakan kawasan tersebut memang rawan pohon tumbang saat angin kencang.

"Ini kawasan Alas Roban. Begitu angin kencang, pohon tumbang paling dominan," kata Ridwan di lokasi, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, koordinasi dilakukan karena pohon-pohon besar di sepanjang jalur merupakan aset Perhutani. Petugas jalan nasional hanya bisa membersihkan ranting dan batang yang menutup badan jalan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Perhutani. Jadi Perhutani juga sudah standby alatnya, kemudian terkait dengan yang pohon-pohon yang masih yang besar-besar itu memang asetnya Perhutani," ucap Ridwan.

 

Lakukan Pemangkasan Berkala

Alas Roban.

BBPJN juga melakukan pemangkasan berkala pada pohon yang condong ke arah jalan. Pemotongan dilakukan dengan seizin Perhutani sebagai pemilik pohon. BBPJN juga memasang rambu peringatan rawan pohon tumbang di beberapa titik sepanjang ruas KM 73–74.

"Jadi seperti yang di depan itu juga sudah kita pasang, sepanjang sana-sepanjang sana sudah kita pasang," kata Ridwan.

Sebelumnya, angin kencang menumbangkan sekitar 20 pohon jati di kawasan tersebut. Pohon yang tumbang menutup badan jalan. Petugas langsung menyingkirkan pohon pada malam hari dan memberlakukan contraflow menuju arah Semarang agar jalur tetap bisa dilalui kendaraan.

Pembersihan dilakukan dengan mengerahkan satu unit wheel loader, dua dump truck, serta satu alat exca-loader. Petugas juga dibantu tenaga padat karya dan warga setempat.

Keesokan harinya BBPJN berkoordinasi dengan PLN untuk memperbaiki jaringan listrik. Sebanyak 24 tiang listrik yang roboh kemudian diganti.

Ridwan memastikan jalur Batang-Kendal kini sudah kembali normal setelah penanganan pohon tumbang dan perbaikan jaringan listrik selesai dilakukan.

"Seluruh penanganan sudah tuntas. Empat lajur dari arah Semarang maupun Jakarta sudah normal kembali," tandas Ridwan.

Infografis Daftar Tarif Tol Trans Jawa Mudik Lebaran 2026. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya