Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 7.832 personel operasional, disiagakan selama periode Mudik Lebaran 2026 di Bandara Internasional Soekarno Hatta.
Advertisement
General Manager Bandara Soekarno-Hatta Heru Karyadi mengungkapkan, sebanyak 7.832 personil tersebut berasal dari tenaga operasiol, terdiri dari pelayanan dan teknis.
"Jadi di dalam setiap shift itu ada 2.197 personel yang akan bertugas. Ini untuk memastikan aktivitas operasional bandara berjalan lancar, sekaligus menjaga kualitas pelayanan,"ungkap Heru.
Selain itu, ada pula kesiapan infraatruktur sisi udara atau airside, Bandara Soekarno-Hatta juga memastikan seluruh fasilitas di dalamnya dalam kondisi optimal. Meliputi 3 runway, 175 parking stand, serta 115 aviobridge.
"Untuk menjaga keandalan operasional, Bandara Soekarno-Hatta juga telah melaksanakan uji kelistrikan melalui test on load genset. Ini berguna untuk memastikan sistem listrik cadangan dapat berfungsi secara optimal, apabila terjadi gangguan pada suplay listrik utama"ungkap Heru.
Lalu, dari segi keamanan dan keselamatan penerbangan, Bandara Soekarno-Hatta juga turut melakukan pemeriksaan kendaraan secara acak di area terminal, ini untuk memastikan, seluruh aktivitas berlangsung secara aman dan terkendali.
Langkah Mitigasi
Sebagai langkah mitigasi terhadap potensi kondisi darurat ataupun cuaca ekstrem, pengelola bandara juga menyiapkan sejumlah rencana untuk meminimalisir dampak yang ditimbulkan. Seperti peningkatan kapasitas sistem drainase, pemasangan alat pemantau tinggi muka air secara real tie, serta melakukan normalisasi saluran air di sejumlah titik area bandara.
"Kami telah melakukan berbagai persiapan dari sisi operasional, fasilitas, maupun kesiapan personel untuk mengantisipasi peningkatan pergerakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026. Kami berkomitmen memastikan seluruh layanan kebandarudaraan berjalanoptimal sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan lancar,"katanya.