Liputan6.com, Jakarta - Hoaks mengenai pendaftaran hingga pengecekan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah marak beredar di media sosial. Hoaks yang beredar kerap menyertakan link atau tautan pendaftaran.
Ketika link pendaftaran diklik, akan mengarah pada halaman situs yang meminta sejumlah identitas, seperti nama hingga nomor telepon.
Advertisement
Salah satu hoaks yang beredar adalah klaim link pendaftaran untuk mendapatkan BLT UMKM. Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pun menyatakan, konten terkait BLT UMKM Bantuan 5 Juta untuk semua pelaku UMKM yang beredar di media sosial merupakan hoaks, tidak benar, dan terindikasi penipuan.
Sementara itu, Kementerian Sosial pun menyatakan proses pendaftaran BLT Kesra harus dilakukan melalui saluran resmi untuk menghindari potensi penipuan. Salah satu cara pendaftaran adalah melalui Aplikasi Cek Bansos.
Berikut sejumlah hoaks seputar BLT yang beredar di media sosial:
1. Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran BLT UMKM Sebesar Rp 5 Juta
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bantuan BLT UMKM sebesar Rp 5.000.000. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 28 Februari 2026.
Berikut isi unggahannya:
"BANTUAN BLT UMKM
Untuk semua pelaku UMKM Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah.
Kabar Gembira Untuk Para UMKM, Tahun ini Telah Diluncurkan Program BLT UMKM Yakni Bantuan Terhadap Seluruh Pegiat UMKM."
Postingan turut menyertakan poster yang memasang foto Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman dan berisi tulisan sebagai berikut:
"KEMENTERIAN UMKM
KEMEN KOPUKM
BANTUAN BLT UMKM UNTUK SEMUA PELAKU UMKM
USAHA MITKRO, KECIL, DAN MENENGAH
Kabar gembira untuk para UMKM, Tahun ini telah diluncurkan program BLT UMKM yakni bantuan terhadap seluruh pegiat UMKM
BANTUAN SEBESAR Rp. 5.000.000
DAFTAR SEKARANG"
Unggahan disertai menu pendaftaran. Jika menu tersebut diklik akan muncul link yang mengarah pada halaman situs tertentu. Situs ini meminta sejumlah identitas, seperti nama hingga nomor telepon.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran BLT UMKM sebesar Rp 5 juta? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
2. Cek Fakta: Tidak Benar Ini Link Pendaftaran BLT Rp 900 Ribu Periode Februari 2026
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran BLT Rp 900 ribu periode Februari 2026, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 3 Februari 2026.
Klaim link pendaftaran BLT Rp 900 ribu periode Februari 2026 berupa tulisan sebagai berikut.
"Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp 900 ribu 2026 untuk periode Februari sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat."
Unggahan tersebut terdapat menu daftar, jika diklik akan muncul link sebagai berikut.
"https://klik9.register-ri.com/?fbclid=IwY2xjawPykVJleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFqWW5mYU8xNEdCRjY4YXF5c3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHs7RBTEGf3KxFRctzLg5OsDs14n0cPLGC5tQ1mLQBriX8O8cO7dztX2iOtCN_aem_CIPgpMD5SHE5E5T26gJV8w"
Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital, meminta sejumlah identitas seperti nama lengkap dan nomor Telegram.
Benarkah klaim link pendaftaran BLT Rp 900 ribu periode Februari 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
3. Cek Fakta: Tidak Benar Link untuk Cek BLT Kesra 2026 Bagi Pengguna Telegram
Beredar unggahan di media sosial klaim link untuk mengecek Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Sosial (BLT Kesra) 2026 bagi pengguna Telegram. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 9 Januari 2026.
Berikut isi unggahannya:
"DANA BANTUAN BLT 2026 HINGGA RP.900.000 BAGI PENGGUNA TELEGRAM. CEK NAMA KAMU UNTUK MENDAPATKAN BANSOS 👇👇👇
https://cek-bansos2025.claimnow.biz.id/a2/
#bansosblt2026 #Kemensos2026 #Bltkemensos #bansos #blt"
Unggahan turut menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:
"BANTUAN BLT KESRA 900 RIBU RUPIAH"
Postingan disertai menu daftar. Jika diklik akan muncul link mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi, seperti nama sesuai KTP dan nomor Telegram.
Lalu benarkah klaim link untuk mengecek BLT Kesra 2026 bagi pengguna Telegram? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.