KSPSI: Prabowo Bakal Hadiri Peringatan May Day 2026 di Monas

Presiden Prabowo akan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Jakarta.

oleh Septian DenyDiterbitkan 07 Maret 2026, 15:00 WIB
Presiden Prabowo juga terlihat sempat melempar topi yang dikenakannya kepada peserta aksi perayaan Hari Buruh Internasional 2025 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (1/5/2025). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Andi Gani mengaku pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto berlangsung selama kurang lebih hampir 2 jam.

Dalam pertemuan itu, Andi Gani mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Silang Monas, Jakarta.

"Satu hal kabar bahagia adalah Presiden Prabowo akan menghadiri May Day 2026. Preside Prabowo merupakan presiden pertama setelah Bung Karno yang bersedia datang ke perayaan May Day," ungkap Andi Gani, Sabtu (7/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, lanjut Andi Gani, Presiden Prabowo juga menyampaikan rencana untuk meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk pada 2 Mei 2026, sehari setelah peringatan May Day.

Selain itu, Presiden Prabowo juga dijadwalkan meresmikan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) KSPSI di Purwakarta pada Juni 2026 mendatang.

Andi Gani menilai, perhatian Presiden Prabowo terhadap isu ketenagakerjaan sangat besar. Ia menyebut dalam pertemuan tersebut berbagai persoalan terkait perburuhan, ketenagakerjaan, hingga pengupahan turut dibahas secara mendalam.

"Bayangkan, dua bulan menjelang May Day beliau bertanya bagaimana situasi perburuhan, ketenagakerjaan, pengupahan, dan banyak hal yang kita perbincangkan. Ini merupakan komitmen yang sangat luar biasa," katanya.

 

Perayaan May Day 2026 di Jakarta

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) sekaligus Penasihat Kapolri Andi Gani Nena Wea melakukan flag off kepada 700 buruh yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) ke tempat pekerjaan baru di halaman Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/6/2025).

Andi Gani memastikan, perayaan May Day 2026 di Jakarta juga akan dihadiri pimpinan serikat pekerja dunia dari lima negara besar.

"Pimpinan buruh dunia dari lima negara besar akan bergabung merayakan May Day di Jakarta 1 Mei nanti. Jadi kita harus sebagai tuan rumah bersiap-siap untuk menyiapkan May Day yang sangat luar biasa," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Andi Gani turut mengapresiasi sinergi antara kalangan buruh dengan Polri, khususnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat KSPSI.

 

Desk Ketenagakerjaan Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melepas 700 buruh terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) untuk bekerja di tempat yang baru. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Rupattama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (12/6/2025). (Polri)

Andi Gani menilai, dukungan Polri termasuk Desk Ketenagakerjaan, sangat membantu dalam menangani berbagai persoalan yang dihadapi para pekerja.

"Kita bersyukur sinergitas buruh dengan Polri sangat luar biasa. Banyak buruh yang datang dengan berbagai kesulitan, diterima dengan hangat dan langsung ditindaklanjuti. Pengabdian teman-teman Desk Ketenagakerjaan ini luar biasa," jelasnya.

Ia berharap anggota Desk Ketenagakerjaan Polri mendapatkan apresiasi atas kerja keras mereka dalam membantu penyelesaian berbagai persoalan ketenagakerjaan di Indonesia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya