Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjelaskan bentuk kerjasama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menangkal hoaks seputar MBG.
Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi Alexander Sabar. Ia menjelaskan Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital menjalankan fungsi pengawasan ruang digital melalui penanganan konten yang melanggar hukum.
Advertisement
Sementara BGN berperan sebagai otoritas substansi yang menyediakan data, informasi, dan klarifikasi resmi untuk mendukung proses verifikasi.
Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital menjalankan fungsi pengawasan ruang digital melalui penanganan konten yang melanggar hukum.
"Sinergi ini memungkinkan respons terhadap suatu isu dilakukan secara akurat dan proporsional, sekaligus memastikan setiap langkah penanganan didasarkan pada fakta dan kewenangan yang tepat," kata Alexander dilansir Antara.
"Dengan demikian, bentuk kerja sama ini menitikberatkan pada koordinasi cepat, verifikasi berbasis data, serta respons yang terintegrasi untuk menjaga ruang digital tetap sehat dan terpercaya," ujar Alexander.
Dia menjelaskan, Komdigi melaksanakan tugas pengawasan dan penindakan dalam mencegah penyebaran hoaks terkait Program MBG melalui penanganan konten ilegal dengan bekerja sama dengan kementerian dan instansi terkait.
Selain itu, masyarakat juga dilibatkan secara aktif melalui kanal pelaporan resmi di aduankonten.id atau email aduankonten@komdigi.go.id, serta Sistem Aduan Instansi bagi kementerian/lembaga untuk pengajuan pemblokiran yang lebih responsif.
"Setiap konten yang terverifikasi sebagai disinformasi terkait MBG akan segera ditindaklanjuti dengan klarifikasi publik atau tindakan teknis lainnya untuk mencegah penyebaran yang lebih luas," kata Alexander.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.