Liputan6.com, Jakarta - Soto ayam memang sudah jadi menu comfort food yang tak pernah lekang oleh waktu. Namun, jika terus dinikmati setiap hari, tak jarang rasa familiar itu berubah menjadi kebosanan. Variasi menu soto selain ayam menjadi solusi untuk menjaga selera tetap segar tanpa meninggalkan cita rasa nusantara yang khas.
Di berbagai daerah, soto tidak selalu identik dengan ayam. Ada soto daging dan lain-lain yang menawarkan aroma dan rasa berbeda. Perubahan bahan utama ini membuat kuah, bumbu, dan pelengkap juga ikut berubah, sehingga pengalaman makan soto terasa baru setiap kali dicoba. Selain itu, tren kuliner juga terus berkembang. Salah satu varian lain adalah soto kering, yang mengubah konsep soto dari berkuah menjadi lebih gurih dan renyah.
Advertisement
Artikel ini merangkum beberapa variasi soto selain ayam yang layak dicoba agar Anda tak mudah bosan, sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (2/3/2026).
1. Soto Kering (Tanpa Kuah)
Soto kering (toring) menjadi salah satu variasi menu makan soto selain ayam yang menarik karena tampilannya yang tidak berkuah. Kuliner legendaris asal Klaten ini biasanya menggunakan daging sapi atau ayam sebagai bahan utama, namun yang membuatnya berbeda adalah proses penyajian yang lebih kering dan bumbu yang lebih pekat.
Sebagaimana diutarakan Titin Dwi Lestari (48), penjual soto rumahan saat ditemui tim Liputan6.com pada Minggu (8/2/2026) di tempat usahanya yang berlokasi di Dusun Kropakan, Klaten, ia berujar bahwa bahan untuk membuat toring cukup simpel. Hanya terdiri dari beberapa sayuran dan daging untuk toping, lalu diberi kecap.
“Bahan-bahan bikin soto itu mie bihun, kol, tauge, seledri, bawang goreng,” ujar Titin.
“Kalau bumbu (untuk kuah soto) itu yang wajib bawang merah, bawang putih, merica, bumbu soto (opsional), sama penyedap, garam, gula,” tambah Titin.
Sebagai gambaran, cara singkat membuat soto kering: suwir ayam yang sudah direbus sebelumnya agar lebih cepat. Tata nasi hangat dalam mangkuk, tambahkan ayam suwir, tauge, dan bawang goreng. Siram sedikit kuah kaldu kental agar tetap gurih namun tidak berlebihan.
Tambahkan perasan jeruk nipis untuk rasa segar. Menu ini kaya protein dan tetap mengenyangkan tanpa membuat perut terasa penuh berlebihan di pagi hari.
Sebagai catatan. jika ingin mempersingkat waktu pembuatan kuah kaldu, Anda bisa memasaknya terlebih dahulu di malam hari dengan merebus ayam bersama bumbu-bumbu sederhana (seperti bawang merah, bawang putih, garam, ketumbar/merica, kunyot, jahe, gula, dan penyedap), lalu ambil kaldunya untuk siraman soto kering.
Di warung Titin, meskipun hanya menjual menu soto kering, soto ayam, dan beraneka ragam gorengan, namun dagangannya sangat laris. Ia mengaku sehari bisa terjual lebih dari 100 porsi, terlebih di tanggal merah. Hal ini menandakan popularitas soto yang hampir diterima semua kalangan.
“Sehari itu bisa sekitar100an lebih porsi, apalagi kalau hari libur seperti Minggu,” Titin bercerita antusias.
Ia percaya bahwa setiap warung memiliki ciri khas rasa masing-masing. Jadi meskipun banyak pesaing yang menjajakan soto kering, namun Titin selalu semangat dan percaya diri dengan menu jualannya yang disukai pelanggan.
“Untuk bisa bersaing dengan penjual lain apalagi Klaten banyak sekali yang jualan soto ya pasti dari rasanya. Rasa soto yang dijual tiap warung kan pasti beda-beda. Kalau di sini kata orang-orang itu rasanya enak, harganya murah, bumbunya mantap (kerasa),” Titin menambahkan.
2. Soto Daging Sapi
Soto daging sapi adalah variasi menu makan soto selain ayam yang paling banyak digemari. Kuahnya lebih pekat karena kaldu sapi yang dimasak lama, dan rasa rempahnya lebih dalam. Daging sapi yang empuk dan gurih membuat soto ini terasa lebih mengenyangkan.
Bumbu soto daging biasanya diperkaya dengan rempah seperti serai, daun jeruk, dan kayu manis. Pelengkapnya seperti irisan kol, tomat, dan sambal rawit menambah rasa segar dan pedas sesuai selera. Soto daging juga sering dipilih untuk menu makan malam karena memberi rasa hangat dan kenyang lebih lama.
3. Soto Betawi
Soto Betawi menjadi variasi menu makan soto selain ayam yang khas karena kuah santan kentalnya. Aroma santan dan rempah yang kuat membuat soto ini punya karakter tersendiri dibanding soto berkuah bening.
Dalam soto Betawi, daging sapi sering dipadukan dengan jeroan seperti paru atau babat. Tak jarang juga ditambahkan potongan kentang goreng yang memberi tekstur renyah dan rasa gurih.
Soto Betawi cocok bagi pecinta makanan berkuah santan dan rempah kuat. Menu ini kerap dijadikan hidangan istimewa saat berkumpul bersama keluarga.
4. Soto Seafood
Jika ingin sensasi baru, variasi menu makan soto selain ayam bisa beralih ke soto seafood. Soto ini umumnya menggunakan ikan atau udang, sehingga rasa kuahnya lebih segar dan ringan dibanding soto daging.
Soto seafood sering diberi tambahan bumbu seperti jeruk nipis, daun kemangi, dan irisan cabai rawit. Pelengkapnya biasanya berupa tauge, daun bawang, dan irisan tomat untuk menambah kesegaran. Soto seafood cocok untuk yang ingin mengurangi konsumsi daging merah namun tetap ingin menikmati soto dengan cita rasa unik.
5. Soto Babat
Untuk pecinta rasa kuat, variasi menu makan soto selain ayam bisa diarahkan ke soto tongseng atau soto babat. Soto babat biasanya menggunakan babat sapi yang empuk dan beraroma khas. Sedangkan tongseng lebih dikenal dengan kuah kental dan manis, namun versi “soto” dari tongseng juga sering dijumpai.
Soto babat dan tongseng menawarkan rasa yang lebih tajam karena penggunaan rempah yang lebih banyak. Tekstur jeroan yang kenyal juga memberi sensasi berbeda dibanding soto ayam atau sapi biasa.
6. Soto Kambing
Soto kambing adalah variasi menu makan soto selain ayam yang cocok untuk pecinta rasa kuat. Kuah soto kambing cenderung lebih beraroma tajam karena rempah seperti jintan, kayu manis, dan kapulaga. Rasa khas daging kambing juga membuat soto ini berbeda dari soto daging sapi.
Soto kambing sering disajikan dengan irisan tomat, daun bawang, dan sambal untuk menyeimbangkan rasa. Biasanya juga ditambah emping atau kerupuk agar lebih nikmat. Menu ini cocok untuk dinikmati saat cuaca dingin atau saat ingin hidangan yang “berat” dan menghangatkan.
Inovasi Soto Frozen
Selain varian toping anti membosankan tadi, menu soto sekarang juga hadir kekinian dalam bentuk frozen. Inovasi soto frozen muncul sebagai jawaban bagi mereka yang ingin menikmati makanan hangat dan bergizi tanpa repot memasak. Konsep ini memadukan cita rasa soto tradisional dengan kemudahan makanan beku yang bisa disimpan lebih lama.
Soto frozen biasanya dikemas dalam porsi siap saji, sehingga konsumen tinggal menghangatkannya di microwave atau kompor. Bisa dibeli di marketplace atau membuat sendiri.
Sebagai gambaran jika membuat sendiri, berikut resep membuat soto frozen dilansir dari YouTube Nikmatul Rosidah: didihkan air dan masukkan bersama irisan jahe, kaldu ayam, dan ayam. Jika sudah matang, angkat, lalu pisahkan kuah kaldu dengan ayam. Haluskan kemiri, bawang putih, bawang merah. Tumis bersama perbumbuan seperti jahe, lengkuas, serai, kencur, dan jaun jeruk yang sudah digeprek.
Tambahkan sedikit kunyit bubuk, lada atau merica, dan sedikit air. Perbumbuan yang sudah ditumis lalu dimasukkan ke kuah kaldu untuk ditambahkan dengan seledri, bawang goreng, garam, dan penyedap rasa, lalu aduk-aduk. Bila sudah dingin, kuah silakan dimasukkan ke dalam wada. Silakan tambahkan suwiran ayam ke dalam kotak kuah sesuai selera sebelum dimasukkan ke freezer.
Dengan begitu, soto tetap terasa segar dan lezat meski disajikan dalam waktu singkat. Ini membuat soto frozen menjadi pilihan ideal bagi pekerja, pelajar, hingga keluarga yang membutuhkan menu cepat saji. Selain praktis, inovasi soto frozen juga menjadi peluang baru bagi pelaku usaha kuliner. Produk ini sudah banyak dipasarkan secara online maupun offline.
Titin sendiri mengaku bahwa saat ini ia yang dibantu anaknya mengelola warung belum terpikirkan untuk menjual soto frozen mengingat pelanggannya tanpa jualan online sudah berdatangan. Meskipun tidak ada yang tahu ke depan bisa jadi akan berpikir ke arah sana.
“Belum (terpikirkan menjual soto frozen) untuk sekarang. Itu kan harus penjualan online ya? Harus daftar/kerjasama dulu di marketplace dan lain-lain,” pungkas Titin.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Varian Menu Makan Soto
1. Mengapa variasi soto selain ayam penting?
Agar rasa tidak bosan dan bisa menikmati soto dengan sensasi baru.
2. Apa yang membedakan soto kering dengan soto biasa?
Soto kering tidak berkuah dan bumbu ditumis hingga meresap, sehingga lebih gurih dan renyah.
3. Mengapa soto daging sapi banyak disukai?
Karena kuahnya lebih pekat dan dagingnya empuk serta mengenyangkan.
4. Apa ciri khas soto Betawi?
Kuah santan kental dengan rempah kuat dan pelengkap jeroan serta kentang.
5. Mengapa soto seafood menjadi alternatif menarik?
Karena rasanya lebih segar dan ringan, cocok bagi yang ingin mengurangi konsumsi daging.