Pembatasan Israel, 100.000 Jamaah Tetap Salat Jumat di Al-Aqsa saat Ramadan

Otoritas di Palestina menyatakan pasukan pendudukan Israel mencegah ribuan jamaah mendekati Masjid Al-Aqsa.

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 01 Maret 2026, 20:00 WIB
Para pria Palestina duduk di dekat Kubah Batu, kompleks Masjid al-Aqsa, Yerusalem menjelang waktu berbuka puasa selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah pada Rabu 25 Februari 2026. Kubah Shakhrah atau Dome of the Rock atau Qubbat as-Sakhrah merupakan ikon di kompleks Masjid Al Aqsa. (AHMAD GHARABLI/AFP)

Liputan6.com, Yerusalem - Sekitar 100.000 jamaah melaksanakan shalat Jumat di kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem yang diduduki meski ada pembatasan ketat yang diberlakukan Israel, menurut otoritas setempat.

Otoritas menyatakan pasukan pendudukan Israel mencegah ribuan jamaah mendekati Masjid Al-Aqsa, dikutip dari Antara News, Minggu (1/3/2026).

Banyak dari mereka dipaksa putar balik atau tidak diizinkan melintasi pos pemeriksaan Qalandia dan Checkpoint 300, masing-masing di utara dan selatan kota.

Militer Israel baru-baru ini menambah pasukannya di seluruh Yerusalem dan di gerbang Masjid Al-Aqsa guna membatasi akses ke lokasi tersebut.

Israel juga mengeluarkan perintah yang melarang lebih dari 300 warga Palestina di Yerusalem memasuki Masjid Al-Aqsa selama bulan suci Ramadhan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya