IHSG Anjlok 1,4% Tinggalkan 8.300, Sektor Saham Energi Pimpin Koreksi

Sebanyak 565 saham melemah sehingga menekan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi kedua, Selasa (24/2/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 24 Februari 2026, 15:55 WIB
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam pada sesi kedua perdagangan saham Selasa, (24/2/2026).(Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam pada sesi kedua perdagangan saham Selasa, (24/2/2026). Bahkan, IHSG turun hingga 1%.

Mengutip data RTI, pada Selasa, 24 Februari 2026 pukul 15:42, IHSG hari ini melemah 1,44% ke posisi 8.273. Indeks saham LQ45 terpangkas 1,23% ke posisi 837,10. Seluruh indeks saham acuan tertekan.

Pada sesi kedua, IHSG berada di level tertinggi 8.437,08 dan level terendah 8.259,47. Sebanyak 565 saham melemah sehingga bebani IHSG. 138 saham menguat dan 118 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 3.249.777 kali dengan volume perdagangan asham 57,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 26,7 triliun.

Dari 11 sektor saham, sektor saham keuangan naik sendirian. Sektor saham keuangan menguat 0,68%. Sementara itu, sektor saham energi terpangkas 3,5%, dan pimpin koreksi.

Selanjutnya, sektor saham basic susut 1,53%, sektor saham industri merosot 1,49%. Selain itu, sektor saham consumer nonsiklikal turun 1,65%, sektor saham consumer siklikal terperosok 3,1%, dan sektor saham kesehatan merosot 1,335. Selanjutnya sektor saham properti turun 2,24%, sektor saham teknologi melemah 2,225, sektor saham infrastruktur merosot 2,34% dan sektor saham transportasi melemah 0,59%.

Pada perdagangan saham Selasa pekan ini, saham HUMI terperosok 6,02% ke posisi Rp 250 per saham. Saham HUMI dibuka naik empat poin ke posisi Rp 270 per saham. Saham HUMI berada di level tertinggi Rp 276 dan terendah Rp 246 per saham. Total frekuensi perdagangan 30.595 kali dengan volume perdagangan saham 3.645.432 saham. Nilai transaksi Rp 95,5 miliar.

Saham BREN susut 0,93% menjadi Rp 8.025 per saham. Harga saham BREN dibuka naik 25 poin ke posisi Rp 8.100 per saham. Saham BREN berada di level tertinggi Rp 8.225 dan level terendah 8.000. Total frekuensi perdagangan 6.218 kali dengan volume perdagangan 97.111 saham. Nilai transaksi Rp 79,2 miliar.

Harga saham AALI susut 0,97 persen ke posisi Rp 7.625 per saham. Harga saham AALI dibuka naik 50 poin ke posisi Rp 7.750 per saham. Saham AALI berada di level tertinggi Rp 7.825 dan level terendah Rp 7.625 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.010 kali dengan volume perdagangan saham 5.069 saham. Nilai transaksi Rp 3,9 miliar.

Pembukaan IHSG pada 24 Februari 2026

Layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (4/3/2020). IHSG kembali ditutup Melesat ke 5.650, IHSG menutup perdagangan menguat signifikan dalam dua hari ini setelah diterpa badai corona di hari pertama pengumuman positifnya wabah corona di Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan pada perdagangan saham Selasa, (24/2/2026). Kenaikan IHSG hari ini ditopang oleh sektor keuangan.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka naik ke posisi 8.428,05 dari penutupan sebelumnya 8.396,08.

Pada pukul 09.20 WIB, IHSG masih berada di zona hijau dengan naik tipis 0,10 persen atau 9,04 poin ke level 8.404,28. Indeks saham LQ45 tertekan 0,11% ke posisi 847,72. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 8.437,08 dan level terendah 8.393,63. Sebanyak 233 saham menguat sehingga angkat IHSG. Selain itu, 307 saham melemah dan 170 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 525.206 kali dengan volume perdagangan 7,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 3,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.815.

Sebagian besar sektor saham tertekan. Sektor saham keuangan menjadi pendorong utama dengan naik 0,85 persen dan disusul sektor dasar yang menguat 0,81 persen.

Sedangkan sektor yang mengalami tekanan dalam adalah sektor infrastruktur yang melemah 0,56 persen dan disusul sektor energi yang melemah 0,45 persen.

 

Prediksi IHSG

Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta, Rabu (14/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Selasa, (24/2/2026). IHSG hari ini akan bergerak di kisaran 8.440-8.503. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG melesat 1,5% ke posisi 8.936 dan muncul ada volume pembelian, penguatannya pun mampu berada di atas moving average (MA) 20 harian.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, best case, apabila IHSG mampu bertahan di atas 8.170, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan untuk membentuk bagian dari wave © dari wave [x] ke posisi 8.440-8.503.

“Namun, waspadai akan adanya potensi koreksi dalam jangka pendek ke 8.257-8.343,” kata Herditya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 8.170,8.025 dan level resistance 8.408,8.596 pada perdagangan saham Selasa pekan ini.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan resistance di 8.310-8.450. "Potensi koreksi terbuka, hati-hati,” demikian seperti dikutip.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya