Liputan6.com, Jakarta - Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat sering mencari hidangan ringan untuk menghilangkan dahaga dan mengembalikan energi setelah seharian menahan lapar. Salah satu pilihan favorit adalah menu takjil es bubur yang menawarkan kesegaran dan rasa manis alami, sekaligus memberi sensasi lembut saat dikonsumsi. Hidangan ini cocok dinikmati oleh anak-anak maupun orang dewasa, serta mudah dijumpai di pasar, pedagang kaki lima, atau dibuat sendiri di rumah.
Bubur yang menjadi bahan utama menu takjil es bubur memiliki tekstur lembut dan kenyal, berpadu dengan sirup manis, santan, atau es serut. Variasi yang tersedia pun beragam, mulai dari bubur sumsum, ketan hitam, hingga mutiara sagu. Kehadiran topping seperti cincau, kolang-kaling, atau potongan buah membuat takjil ini tidak hanya nikmat tetapi juga menarik dari sisi visual.
Advertisement
Pembuatan menu takjil es bubur pun relatif mudah dan fleksibel. Bahan-bahan sederhana seperti tepung beras, santan, gula merah, atau mutiara sagu bisa diolah sendiri. Proses memasak singkat memungkinkan keluarga menyiapkan takjil segar setiap hari, sementara kreativitas dalam memilih topping dan variasi sirup membuat sajian tetap menarik.
Dengan kombinasi rasa, kesegaran dan kepraktisan, es bubur terus menjadi hidangan favorit selama bulan Ramadan. Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (24/2/2026).
1. Es Bubur Sumsum
Bahan-bahan:
- 100 gram tepung beras
- 500 ml santan kental
- 1/2 sendok teh garam
- 100 gram gula merah, serut dan larutkan dengan sedikit air
- Es batu secukupnya
Cara membuat:
- Pertama-tama, campurkan tepung beras dengan 200 ml santan dalam mangkuk, aduk hingga larut dan tidak ada gumpalan. Panaskan sisa santan dalam panci di atas api sedang, tambahkan garam dan aduk perlahan agar santan tidak pecah.
- Setelah santan mulai hangat, tuang perlahan campuran tepung beras ke dalam panci sambil terus diaduk menggunakan spatula atau sendok kayu, pastikan adonan merata dan tidak menggumpal. Masak hingga bubur mengental, memiliki tekstur lembut, dan matang merata.
- Tuang bubur sumsum ke dalam gelas saji atau mangkuk, biarkan dingin sedikit agar tidak terlalu panas saat ditambahkan es. Siram gula merah cair di atas bubur dan tambahkan es batu secukupnya untuk sensasi dingin. Sajikan segera agar kesegaran dan kelembutan bubur tetap terjaga.
Tips jualan: Sajikan dalam gelas plastik transparan supaya pembeli dapat melihat warna bubur yang lembut berpadu dengan sirup gula merah, membuatnya lebih menarik untuk pembelian instan atau media sosial.
2. Es Bubur Ketan Hitam
Bahan-bahan:
- 200 gram ketan hitam, cuci bersih dan rendam selama 4 jam
- 500 ml santan
- 100 gram gula aren atau gula merah, larutkan
- Sejumput garam
- Es serut secukupnya
Cara membuat:
- Setelah ketan hitam direndam, kukus hingga empuk dan teksturnya lunak saat ditekan. Masukkan ketan ke dalam panci bersama 100 ml santan dan sejumput garam, masak dengan api kecil hingga ketan menjadi bubur yang lembut dan mengental.
- Aduk sesekali agar santan meresap sempurna ke dalam ketan. Sajikan bubur ketan hitam dalam mangkuk saji, tuang sisa santan hangat atau dingin di atasnya. Siram gula aren atau gula merah cair hingga merata, lalu tambahkan es serut agar memberikan sensasi segar.
Tips jualan: Untuk meningkatkan daya tarik visual, tambahkan topping seperti cincau hitam, potongan nangka, atau kelapa parut, sehingga tampilan lebih menarik dan variasi rasa lebih kompleks.
3. Es Bubur Mutiara
Bahan-bahan:
- 100 gram mutiara sagu atau tapioka
- 500 ml air untuk merebus
- 200 ml santan kental
- 100 gram gula merah, larutkan dengan sedikit air
- Es batu atau es serut
Cara membuat:
- Rebus mutiara sagu dalam air mendidih sambil sesekali diaduk agar tidak menempel di dasar panci. Masak hingga mutiara menjadi transparan dan kenyal, tiriskan dan bilas sebentar dengan air dingin untuk menghentikan proses memasak.
- Panaskan santan bersama sedikit garam di panci terpisah, jangan sampai santan pecah. Masukkan mutiara ke dalam mangkuk saji, tuang santan hangat, siram gula merah cair di atasnya, lalu tambahkan es serut atau es batu untuk kesegaran maksimal. Aduk perlahan saat disajikan agar semua rasa tercampur.
Tips jualan: Sajikan dalam cup kecil atau gelas transparan agar mudah dibawa, dan tampilannya terlihat fotogenik untuk promosi di media sosial.
4. Es Bubur Campur Buah
Bahan-bahan:
- 100 gram bubur sumsum atau bubur ketan
- 50 gram potongan nangka, melon, dan alpukat
- 200 ml santan kental
- Sirup gula merah atau sirup cocopandan
- Es serut
Cara membuat:
- Siapkan bubur sumsum atau ketan dan tuang ke dalam gelas saji atau mangkuk. Susun potongan buah secara rapi di atas bubur agar tampilan lebih menarik. Tuang santan kental secara perlahan sehingga merata di atas buah dan bubur.
- Siram sirup manis sesuai selera agar mendapatkan rasa yang seimbang antara manis dan gurih. Tambahkan es serut di atasnya sebagai pendingin. Sajikan segera agar buah tetap segar dan bubur tidak encer.
Tips jualan: Variasikan buah sesuai musim untuk menjaga kesegaran, cita rasa, dan tampilan visual agar pembeli selalu tertarik.
5. Es Bubur Cendol
Bahan-bahan:
- 50 gram tepung beras
- 1 sdm tepung sagu
- 1/2 sdt garam
- 500 ml air pandan
- 200 ml santan kental
- 100 gram gula merah, larutkan
- Es batu atau es serut
Cara membuat:
- Campurkan tepung beras, tepung sagu, dan garam dalam wadah, tuang air pandan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga larut. Panaskan adonan di atas api sedang, aduk terus agar tidak menggumpal hingga mengental.
- Setelah adonan matang, cetak adonan menjadi cendol menggunakan saringan khusus sehingga terbentuk untaian hijau panjang. Sajikan cendol di mangkuk, tuang santan kental, siram gula merah cair, dan tambahkan es serut agar lebih segar.
Tips jualan: Gunakan cetakan cendol plastik agar bentuk cendol lebih rapi dan konsisten, sehingga penampilan menarik bagi pembeli.
6. Es Bubur Pandan
Bahan-bahan:
- 100 gram tepung beras
- 400 ml air pandan alami
- 200 ml santan kental
- 50 gram gula pasir
- Es serut secukupnya
Cara membuat:
- Campurkan tepung beras dengan air pandan alami, aduk hingga larut tanpa ada gumpalan. Masak adonan di atas api sedang sambil terus diaduk hingga mengental dan menjadi bubur lembut.
- Tuang bubur pandan ke dalam gelas atau mangkuk saji, siram santan kental di atasnya, beri gula atau sirup sesuai selera. Tambahkan es serut untuk kesegaran maksimal. Pastikan es hanya ditambahkan saat akan disajikan agar tidak membuat bubur encer.
Tips jualan: Aroma pandan yang wangi dan warna hijau alami akan menarik perhatian pembeli. Sajikan dalam gelas transparan untuk menampilkan tampilan visual yang menggugah selera dan meningkatkan nilai jual.
FAQ Seputar Topik
Apa itu takjil dan mengapa penting saat Ramadan?
Takjil adalah hidangan ringan yang disantap untuk membatalkan puasa, berasal dari bahasa Arab yang berarti menyegerakan. Penting karena membantu mengembalikan energi dan gula darah setelah berpuasa, sesuai anjuran Nabi Muhammad SAW.
Mengapa menu takjil es bubur sangat digemari saat berbuka puasa?
Menu takjil es bubur digemari karena kombinasi tekstur lembut, rasa manis gurih, dan sensasi dingin yang menyegarkan. Ini ideal untuk mengembalikan kesegaran dan energi setelah seharian berpuasa.
Apa saja jenis es bubur populer yang cocok untuk takjil?
Jenis es bubur populer meliputi Es Bubur Sumsum, Es Bubur Candil, Es Bubur Mutiara, Es Bubur Kacang Hijau, dan Es Bubur Ketan Hitam, masing-masing dengan keunikan rasa dan tekstur.
Apa manfaat mengonsumsi es bubur sebagai takjil?
Manfaatnya termasuk mengembalikan kadar gula darah, nyaman di lambung yang kosong, serta menyediakan nutrisi seperti serat dan protein untuk menjaga stamina selama Ramadan.