Kolaborasi Pemuda KAMMI dan Kementan Perkuat Swasembada Pangan Nasional

Pemuda KAMMI berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian untuk mendorong regenerasi petani, modernisasi pertanian, dan penguatan swasembada pangan nasional.

oleh Nikmah Laily HawaDiterbitkan 24 Februari 2026, 14:05 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (tengah), Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI Ahmad Jundi Khalifatullah (kiri) dan Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan PP KAMMI Aulia Furqon (kanan). (Dok.Kementan)

Liputan6.com, Jakarta - Pemuda KAMMI atau Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia dinilai penting dalam regenerasi petani dan penguatan produktivitas daerah guna memperkokoh ketahanan, kedaulatan, serta menjaga swasembada pangan nasional.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, kolaborasi antara KAMMI dan Kementerian Pertanian (Kementan) ini sebagai respons atas tantangan ketahanan pangan di era global.

"Kolaborasi antara PP KAMMI dan Kementerian Pertanian menjadi bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan Presiden Republik Indonesia (Prabowo Subianto), sekaligus strategi memperkuat ketahanan nasional di tengah tantangan krisis pangan global," ujar Amran, melansir Antara, Senin 23 Februari 2026.

Hal ini disebabkan, upaya swasembada pangan nasional mendapat dukungan konkret dari generasi muda. 

Brigade Pangan KAMMI Bersambut di Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil menghasilkan beras yang diserahkan langsung kepada Mentan Amran di Jakarta.

Penyerahan sampel Beras Sambas dilakukan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI Ahmad Jundi Khalifatullah dan Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan PP KAMMI Aulia Furqon yang menjadi simbol keterlibatan aktif organisasi kepemudaan dalam mendukung peningkatan produksi nasional dan agenda besar swasembada pangan.

Inisiatif ini disambut baik oleh Amran. Ia juga turut mendorong penguatan sinergi antara pemerintah dan generasi muda dalam mempercepat capaian produksi nasional.

"Keterlibatan pemuda menjadi bagian penting dalam regenerasi petani serta penguatan produktivitas daerah sebagai fondasi ketahanan dan kedaulatan pangan nasional," kata Amran.

Keterlibatan Mahasiswa sebagai Agen Perubahan

Upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam memperkuat sektor lahan dan irigasi mendapat apresiasi dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

PP KAMMI mengapresiasi kepemimpinan Mentan Amran yang dinilai progresif dalam mendorong peningkatan produksi nasional, percepatan modernisasi pertanian, serta keberpihakan nyata kepada petani dan generasi muda sebagai motor regenerasi sektor pertanian di berbagai wilayah Indonesia.

Jundi menilai, pemuda termasuk mahasiswa harus turun langsung dan menjadi bagian dari perubahan.

"Ketahanan pangan bukan sekadar program pemerintah, tetapi agenda strategis bangsa. Mahasiswa harus turun langsung menjadi bagian dari solusi. Apa yang kami lakukan di Sambas adalah bukti bahwa pemuda mampu menjadi motor penggerak produktivitas pertanian dan kemandirian daerah," kata Jundi.

Jundi mengatakan, sebelumnya dirinya memimpin langsung panen raya di lokasi tersebut sebagai bagian dari pembinaan Brigade Pangan berbasis pemberdayaan masyarakat dan optimalisasi lahan pertanian di daerah, sekaligus mendorong kemandirian petani muda secara konkret dan berkelanjutan.

Pentingnya Modernisasi Pertanian

(Foto:Dok.Kementerian PUPR)

Amran juga menekankan pentingnya modernisasi pertanian berbasis pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, modernisasi alat pertanian di Brigade Pangan bukan hanya soal teknologi, tetapi soal keberpihakan.

"Ketika petani dimudahkan dalam pengolahan lahan, produktivitas meningkat, kesejahteraan naik, dan daerah menjadi kuat. Inilah fondasi kedaulatan pangan nasional," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan PP KAMMI Aulia Furqon menilai Amran sebagai Menteri Pertanian pertama yang memberikan fasilitas terkait pertanian nasional secara konsisten.

"Andi Amran Sulaiman merupakan Menteri Pertanian pertama yang secara konsisten memberikan perhatian khusus serta ruang strategis bagi keterlibatan pemuda dalam pembangunan sektor pertanian nasional," ujar Aulia.

Menurut Aulia, komitmen tersebut membuka babak baru kolaborasi antara pemerintah dan gerakan mahasiswa dalam memperkuat ketahanan serta kedaulatan pangan Indonesia.

Ia berharap semangat para mahasiswa dapat memberikan dampak yang inklusif dan berkesinambungan bagi pertanian nasional.

Infografis Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya