Rekomendasi Saham Hari Ini 24 Februari 2026: BRMS, ANTM, BIPI, PTRO, hingga MBMA

Berikut rekomendasi saham pada perdagangan saham Selasa, (24/2/2026) saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 24 Februari 2026, 09:05 WIB
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Selasa, (24/2/2026). Berikut rekomendasi sahamnya.(Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat dan mencoba level resistance kuat di 8.450 pada perdagangan saham Selasa, (24/2/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup naik 1,5% dan disertai dengan aksi beli saham oleh investor asing Rp 1,1 triliun pada perdagangan saham Senin, 23 Februari 2026. Saham yang paling banyak dibeli asing antara lain saham BBRI, BMRI, ANTM, TINS dan TLKM.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman menuturkan,  IHSG akan mencoba untuk break resistance kuat di 8.450. “Tapi hati-hati jika belum break di atas level tersebut, IHSG masih memiliki peluang koreksi terbatas,” kata Fanny.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 8.320-8.350 dan level resistance 8.450-8.500.

Sementara itu, dalam riset PT Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebutkan IHSG berpeluang menguat ke 8.600. Hal ini setelah IHSG kembali naik ke atas resistance moving average (MA) 20 harian.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Astrisindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR).

Trading Idea hari ini: BRMS, ANTM, BIPI, PTRO, MBMA, dan VKTR

  • BRMS Spec Buy dengan area beli di 1040-1060, cutloss di bawah 1020. Target dekat di 1080-1130.
  • ANTM Spec Buy dengan area beli di 4350-4390, cutloss di bawah 4320. Target dekat di 4420-4500.
  • BIPI Spec Buy dengan area beli di 264-274, cutloss di bawah 260. Target dekat di 280-290.
  • PTRO Spec Buy dengan area beli di 7050-7125, cutloss di bawah 7000. Target dekat di 7225-7325.
  • MBMA Spec Buy dengan area beli di 860-875, cutloss di bawah 850. Target dekat di 910-950.
  • VKTR Spec Buy dengan area beli di 1025-1045, cutloss di bawah 1000. Target dekat di 1080-1135.   

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 23 Februari 2026

Pekerja tengah melintas di dekat papan pergerakan IHSG usai penutupan perdagangan pasar modal 2017 di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Pada penutupan perdagangan saham, Jumat (29/12/2017), IHSG menguat 41,60 poin atau 0,66 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan pada perdagangan saham Senin, (23/2/2026).Kenaikan IHSG hari ini terjadi didorong kekhawatiran mereda seiring keputusan Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, kenaikan harga emas serta aksi beli saham oleh investor asing.

Mengutip data RTI,  IHSG hari ini melonjak 1,5% ke posisi 8.396,08. Indeks saham LQ45 bertambah 1,49% ke posisi 847,76. Seluruh indeks saham acuan menghijau.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, kenaikan IHSG diperkirakan putusan MA atas tarif Trump membuat kekhawatiran mereda meskipun Trump saat ini mengancam akan mengenakan 15% sebagai ada putusan MA tersebut.

"Dari harga komoditas emas yang menguat diperkirakan mendorong emiten emas related di IHSG bergerak menguat di tengah kondisi ketidakpastian tarif dan juga memanasnya geopolitik di Timur Tengah,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

Selain itu, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga mendukung IHSG.

 

Sektor Saham

Pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.397,06 dan level terendah 8.327,56. Sebanyak 468 saham menguat sehingga angkat IHSG kembali ke 8.300. Sementara itu, 206 saham melemah dan 142 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 3.041.661 kali dengan volume perdagangan saham 49,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 24,2 triliun.

Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.790. Investor asing beli saham Rp 1,14 triliun. Namun, sepanjang 2026, investor asing masih melakukan aksi jual saham Rp 13,2 triliun.

Seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham basic mendaki 3,31%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham transportasi melompat 3,09%. Sektor sahan energi menguat 1,67%, sektor saham industri menanjak 1,73%, sektor saham consumer nonsiklikal melompat 1,02%. Kemudian sektor saham consumer siklikal menguat 1,52%, sektor saham kesehatan menanjak 0,74%, sektor saham keuangan melonjak 1,67%.

Lalu sektor saham properti meroket 0,55%, sektor saham teknologi menanjak 0,94%, sektor saham infrastruktur mendaki 1,07%.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya