Masuki Usia 53 Tahun, KSPSI Tetap Kritis Bela Hak Buruh

KSPSI terus menjaga soliditas dan solidaritas organisasi dalam memperjuangkan hak-hak buruh Indonesia di usia yang menginjak 53 tahun.

oleh Septian DenyDiterbitkan 22 Februari 2026, 14:10 WIB
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea. KSPSI terus menjaga soliditas dan solidaritas organisasi dalam memperjuangkan hak-hak buruh Indonesia di usia yang menginjak 53 tahun.

Liputan6.com, Jakarta - Genap menginjak usia 53 tahun, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menegaskan, komitmennya untuk terus menjaga soliditas dan solidaritas organisasi dalam memperjuangkan hak-hak buruh Indonesia.

Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengapresiasi loyalitas dan militansi seluruh jajaran pengurus serta anggota yang selama ini tetap setia berada di garis perjuangan.

"Saya mengucapkan terima kasih atas militansi dan kesetiaan kawan-kawan semua. Kita sudah 53 tahun, dan harus tetap bersemangat menjaga soliditas serta solidaritas," kata Andi Gani dikutip Minggu (22/2/2026).

Dalam kesempatan itu, hadir juga Kapolri sekaligus Ketua Dewan Penasihat KSPSI Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Andi Gani memastikan, KSPSI akan tetap mengedepankan sikap kritis namun dialogis terhadap Pemerintah.

Menurutnya, kedekatan dengan Presiden, Polri, maupun para menteri tidak menghilangkan untuk tetap menyuarakan aspirasi pekerja.

"Kami akan tetap kritis. Dekat dengan Presiden, dekat dengan Polri, dekat dengan menteri, tetapi kami mengedepankan dialog," tegasnya.

Andi Gani juga mengumumkan capaian aset koperasi yang berada di bawah naungan KSPSI. Ia menyebut total aset koperasi konfederasi buruh terbesar di Indonesia itu mencapai sekitar Rp1,9 triliun.

Beberapa unit usaha yang disebut memiliki aset signifikan antara lain Koperasi Kahatex dengan aset sekitar Rp750 miliar dan Freeport sebesar Rp200 miliar.

Ia menyatakan bahwa capaian tersebut menunjukkan kekuatan ekonomi KSPSI sebagai salah satu organisasi buruh terbesar di Indonesia, bahkan di kawasan Asia Tenggara.

"Kita memiliki kekuatan aset koperasi yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa organisasi bukan hanya kuat secara gerakan, tetapi juga secara ekonomi," katanya.

 

Perjuangkan Kesejahteraan Buruh

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan sebagian gugatan permohonan Partai Buruh dan pemohon lainnya terkait Undang-Undang Cipta Kerja.

Dalam rangkaian HUT ke-53, KSPSI juga akan menggelar sejumlah kegiatan di berbagai daerah, termasuk di Jawa Barat dan Surabaya.

Andi Gani berharap momentum ulang tahun ke-53 ini semakin memperkuat posisi KSPSI sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan kesejahteraan buruh.

"Yakinlah, KSPSI akan tetap berada di garis perjuangan yang sama untuk memperjuangkan hak-hak buruh Indonesia," pungkasnya.

Sementara, untuk Pusdiklat KSPSI, saat ini progres pembangunan telah mencapai 70 persen. Rencanannya akan selesai dan diresmikan di Juni ini.

Gedung Pusdiklat KSPSI dibangun lima lantai akan dilengkapi dua auditorium, ruang kelas, perpustakaan digital, 42 kamar, musala, serta ruang olahraga. Adapun, biaya pembangunan berasal dari gerakan swadaya mandiri anggota KSPSI.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya