Liputan6.com, Jakarta - Liga Inggris 2025/2026 sudah menyelesaikan pekan ke-26, menghadirkan dinamika menarik. Arsenal berhasil mempertahankan posisi puncak klasemen Liga Inggris, menunjukkan konsistensi yang luar biasa sepanjang musim ini.
Namun, persaingan ketat terus terjadi di belakang mereka, terutama dari Manchester City yang terus menempel ketat, serta Aston Villa yang tampil sebagai kuda hitam.
Advertisement
Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, setiap poin menjadi sangat berharga bagi setiap tim untuk mencapai target di akhir musim.
Setiap laga memiliki dampak signifikan terhadap posisi tim, mulai dari perebutan gelar juara hingga tiket ke kompetisi Eropa dan menghindari zona degradasi. Hasil imbang dan kemenangan tipis menjadi penentu penting dalam mengubah peta persaingan.
Para penggemar sepak bola pun disuguhkan tontonan yang penuh drama dan kejutan di setiap pekannya.
Dominasi Arsenal di Puncak Klasemen Liga Inggris
Arsenal masih kokoh di puncak klasemen sementara Liga Inggris 2025/2026 setelah bergulirnya pertandingan pekan ke-26. The Gunners mengumpulkan total 57 poin dari 26 pertandingan yang telah dimainkan. Mereka mencatatkan 17 kemenangan, 6 hasil imbang, dan hanya 3 kekalahan, menunjukkan performa yang sangat stabil.
Produktivitas gol Arsenal juga patut diacungi jempol dengan 50 gol yang berhasil dicetak, sementara gawang mereka hanya kebobolan 18 kali, menghasilkan selisih gol +32. Tambahan satu poin dari markas Brentford pada pekan ke-26 ini sangat krusial dalam menjaga jarak mereka atas Manchester City.
Manchester City berada di peringkat kedua dengan 53 poin dari jumlah pertandingan yang sama, yaitu 26 pertandingan. Mereka meraih 16 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 5 kekalahan, dengan selisih gol +30. Konsistensi pasukan Pep Guardiola ini menjaga peluang mereka untuk kembali merebut takhta Liga Inggris musim ini.
Aston Villa menempati posisi ketiga dengan koleksi 50 poin, hasil dari 15 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 6 kekalahan, serta memiliki selisih gol +10. Performa stabil sepanjang musim membuat mereka menjadi kuda hitam yang serius dalam perebutan tiket Liga Champions.
Manchester United menyusul di posisi keempat dengan 45 poin dari 26 pertandingan, meraih 12 kemenangan, 9 hasil imbang, dan 5 kekalahan, dengan selisih gol +10. Setan Merah menunjukkan tren positif dalam beberapa pekan terakhir dan terus menjaga asa finis di zona empat besar.