Psywar Dimulai, Jose Mourinho Wanti-wanti Kekuatan Raja Terluka Real Madrid

Jose Mourinho memberi peringatan jelang duel Benfica vs Real Madrid di Liga Champions. Ia menegaskan bahwa raja yang terluka bisa menjadi sangat berbahaya.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 16 Februari 2026, 19:45 WIB
Jose Mourinho saat diperkenalkan sebagai pelatih Benfica. (AP Photo/Ana Brigida)

Liputan6.com, Jakarta - Jose Mourinho mulai memainkan perang psikologis jelang pertemuan Benfica melawan Real Madrid di Liga Champions. Ia memberi sinyal kewaspadaan tinggi sebelum duel play-off yang krusial.

Pelatih asal Portugal itu paham betul tantangan yang menanti timnya. Apalagi Benfica pernah menaklukkan Madrid pada pertemuan fase liga sebelumnya.

Hasil tersebut membuat Los Blancos gagal melaju langsung ke babak 16 besar. Kini kedua tim kembali dipertemukan pada fase play-off.

Leg pertama akan digelar di Estadio da Luz pada Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. Pertemuan ini sudah dipandang sebagai laga besar dua tim berpengalaman di Eropa.


Laga Sangat Menuntut dan Belum Ditentukan

Sebuah momen hampir mustahil terjadi di Estadio da Luz, Lisbon. Ketika waktu hampir habis dan harapan Benfica tampak memudar, justru sang kiper, Anatoliy Trubin, muncul sebagai pahlawan. Gol sundulannya di menit ke-98 menjadi penutup laga penuh drama yang mengantar Benfica asuhan Jose Mourinho ke babak play-off Liga Champions. (AP Photo/Armando Franca)

Benfica mulai membangun atmosfer pertandingan sejak jauh hari. Klub asal Lisbon itu mengirim sejumlah pesan di media sosial resmi untuk membakar semangat suporter.

Langkah itu juga ditujukan memberi tekanan halus kepada tim tamu. Tujuannya membuat Estadio da Luz terasa mengintimidasi pada malam pertandingan.

"Ini akan sangat menuntut, tanpa diragukan. Kami baru memainkan leg pertama dari pertandingan ini," kata Mourinho.

"Trubin tidak akan berada di lini serang di stadion Luz. Saya sudah sangat terbiasa dengan pertandingan seperti ini," ujar Mourinho.


Raja Terluka Itu Berbahaya

Benfica menciptakan salah satu malam paling bersejarah di Liga Champions musim ini setelah menundukkan Real Madrid dengan skor 4-2, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. Kemenangan dramatis itu memastikan langkah klub Portugal tersebut ke fase play-off, sekaligus menorehkan cerita yang akan dikenang lama di Estadio da Luz. (AP Photo/Armando Franca)

Mourinho berbicara setelah kemenangan liga Benfica atas Santa Clara. Ia menilai duel melawan Madrid menjadi salah satu ujian terberat bagi timnya.

Ia juga menegaskan hasil belum ditentukan hanya lewat satu laga. Menurutnya, setiap leg memiliki cerita sendiri.

"Saya menjalani ini sepanjang hidup. Orang sering berpikir Anda butuh hasil tertentu di leg pertama karena alasan tertentu, saya bilang tidak ada hasil yang menentukan," tutur Mourinho.

"Kami akan memainkan leg pertama dengan kepala, ambisi, dan kepercayaan diri. Kami tahu apa yang kami lakukan terhadap raja Liga Champions, mereka terluka dan raja yang terluka itu berbahaya," ucap Mourinho.

Sumber: Madrid Universal


Persaingan Sengit di Liga Champions

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya