Saksikan Sinetron Beri Cinta Waktu Episode Senin 16 Februari Pukul 20.00 di SCTV

Saksikan Sinetron Beri Cinta Waktu Episode Senin 16 Februari Pukul 20.00 di SCTV.

oleh Tim ShowbizDiterbitkan 16 Februari 2026, 18:45 WIB
Sinetron Beri Cinta Waktu tayang di SCTV. (dok. SCTV)

Liputan6.com, Jakarta - Sinetron Beri Cinta Waktu Episode Senin 16 Februari mengisahkan, Trian berlari tergesa-gesa menyusuri lorong rumah sakit yang panjang dan sunyi. Wajahnya dipenuhi kepanikan, napasnya terengah seolah ia takut kehilangan sesuatu yang sangat berharga. Di salah satu sudut lorong, Adila tampak duduk lemas di kursi tunggu dengan tatapan kosong. Begitu melihat istrinya, Trian segera menghampiri dan tanpa banyak bicara langsung mengajaknya pulang. Ia tak ingin Adila terlalu lama berada di tempat itu setelah apa yang terjadi.

Di dalam mobil, suasana sempat hening beberapa saat. Trian kemudian memecah keheningan dengan suara lembut namun tegas. Ia mengatakan kepada Adila bahwa apa pun yang terjadi, sekecil apa pun masalahnya, ia ingin menjadi orang pertama yang tahu. Baginya, pernikahan berarti saling berbagi dan saling menjaga. Trian menegaskan bahwa ia adalah suami Adila, seseorang yang akan selalu ada di sisinya dalam keadaan apa pun. Ucapan itu membuat Adila terdiam, hatinya tersentuh oleh perhatian dan kepedulian suaminya.

Di tempat lain, Lusi datang menjenguk Reno yang masih terbaring di rumah sakit. Kondisi Reno terlihat belum sepenuhnya pulih, namun sorot matanya menyiratkan kegelisahan. Ia kemudian mengungkapkan sesuatu yang mengejutkan: ada seseorang yang sengaja berusaha mencelakainya. Bahkan, menurut pengakuannya, ia nyaris kehilangan nyawa. Lusi terperanjat mendengar cerita tersebut. Reno pun memperingatkan bahwa mulai saat ini ia harus lebih waspada karena ancaman itu bisa datang kapan saja.

Tak lama berselang, sebuah insiden tak terduga membuat Trian dan Adila terpisah satu sama lain. Mereka berada di sebuah gudang kosong yang sunyi dan remang. Dalam kepanikan, keduanya saling memanggil dan berusaha mencari keberadaan masing-masing. Ketegangan terasa saat langkah kaki mereka bergema di antara dinding gudang. Hingga akhirnya, Trian berhasil menemukan Adila. Tanpa ragu, mereka saling mendekap erat, seolah tak ingin terpisah lagi. Namun tanpa mereka sadari, dari kejauhan ada seseorang yang diam-diam merekam dan memotret momen kebersamaan itu, menyimpan bukti yang kelak bisa menjadi ancaman baru dalam hubungan mereka.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya