Kapitalisasi Cardano (ADA) Tembus USD 10 Miliar, Kok Belum Masuk Top 10 Kripto?

Cardano (ADA) kembali menembus kapitalisasi pasar USD 10 miliar, namun belum cukup untuk masuk 10 besar kripto dunia.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 16 Februari 2026, 13:00 WIB
Kenaikan harga ADA dorong kapitalisasi ke USD 10 miliar, tapi persaingan kripto top 10 makin ketat. Aset digital kripto Cardano (ADA). (Foto by AI)

Liputan6.com, Jakarta - Akhir pekan ini menjadi kabar positif bagi komunitas Cardano. Token aslinya, Cardano (ADA), kembali menembus kapitalisasi pasar USD 10 miliar.

Berdasarkan data CoinMarketCap dikutip dari U Today, Senin (16/2/2026), ADA diperdagangkan menguat sekitar 3,6% dibandingkan pembukaan pekan di level USD 0,2841. Kenaikan ini membawa kapitalisasi pasar Cardano kembali melewati ambang psikologis USD 10 miliar — angka yang selama ini menjadi indikator penting bagi investor kripto.

Pencapaian tersebut mengembalikan ADA ke tepi daftar 10 besar aset kripto global. Namun, persaingan kini jauh lebih ketat dibanding sebelumnya.

Saat ini, Cardano masih berada di bawah Bitcoin Cash yang memiliki kapitalisasi lebih dari USD 11 miliar. Sementara itu, jarak dengan Dogecoin yang berada di atas USD 18 miliar, serta TRON yang telah melampaui USD 26 miliar, masih cukup lebar.

Artinya, meski berhasil bangkit, posisi 10 besar kripto kini membutuhkan valuasi yang jauh lebih tinggi dibanding sebelumnya.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

Mengapa Rebound Saja Tidak Cukup?

Aset kripto Cardano (ADA. (Ilustrasi by AI)

Kembalinya kapitalisasi pasar ADA ke atas USD 10 miliar memang menjadi tonggak pemulihan. Namun, level tersebut kini lebih bersifat simbolis daripada penentu posisi di papan atas.

Di tengah kondisi pasar kripto saat ini, kekuatan relatif menjadi faktor utama. Kenaikan harga sesaat atau rebound terisolasi tidak lagi cukup untuk menggeser pesaing yang terus bertumbuh lebih cepat.

Dalam periode tujuh hari terakhir, ADA memang mencatatkan kenaikan moderat dan bahkan mampu mengungguli beberapa aset kripto lain. Namun, selisih kenaikan tersebut belum cukup besar untuk menutup kesenjangan kapitalisasi pasar dengan para pesaing di atasnya.

Dengan kata lain, meski ADA stabil dan menunjukkan tanda-tanda pemulihan, tekanan kompetitif dari aset kripto lain membuat ambang batas masuk 10 besar kini semakin tinggi.

 

Dua Faktor Penentu Agar Cardano Bertahan di 10 Besar

Aset digital kripto Cardano (ADA). (Foto by AI)

Agar bisa mengamankan sekaligus mempertahankan posisi di 10 besar kripto dunia, ada dua faktor utama yang dinilai krusial bagi Cardano.

Pertama, diperlukan rotasi modal yang berkelanjutan dari aset berkapitalisasi besar ke platform layer-1 berkapitalisasi menengah seperti Cardano. Tanpa aliran dana baru, sulit bagi ADA untuk memperkecil jarak dengan para pesaingnya.

Kedua, dibutuhkan katalis dari ekosistem Cardano itu sendiri — yang benar-benar tercermin dalam peningkatan aktivitas on-chain dan pertumbuhan pendapatan biaya transaksi. Bukan sekadar sentimen atau narasi pasar semata.

Kini, level USD 10 miliar lebih berfungsi sebagai titik psikologis dibanding pencapaian final. Cardano memang telah stabil di atas ambang penting tersebut. Namun, di tengah kompetitor yang terus berkembang lebih cepat, menjaga relevansi di antara jaringan kripto terbesar dunia membutuhkan akselerasi nyata, bukan sekadar pemulihan sementara.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya