Pemkot Makassar Perketat Pengawasan Harga Pangan Jelang Ramadan, Jaga Stabilitas Harga

Pemkot Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) memperketat pengawasan harga pangan jelang Ramadan untuk memastikan stabilitas harga.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 17 Februari 2026, 05:05 WIB
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham saat melakukan peninjauan harga dan stok pangan di Pasar Terong Makassar jelang Ramadan. (Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) memperketat pengawasan harga pangan jelang Ramadan dan Tahun Baru Imlek.

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham memimpin pengawasan terpadu untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di Kota Makassar, Jumat.

"Dari hasil pemantauan, harga kebutuhan pokok secara umum masih dalam kategori wajar sebelum Ramadan, meski beberapa komoditas mulai menunjukkan kenaikan," ujar Aliyah, melansir Antara.

Peninjauan dilakukan di dua lokasi yakni Pasar Terong dan Gelael Supermarket. Turut mendampingi Kadis Ketahanan Pangan Kota Makassar, Kepala Dinas Perindustrian Kota Makassar, Satpol PP, Camat Bontoala dan Dirut PD Pasar.

"Para pedagang mengakui bahwa menjelang Idul Fitri permintaan bahan pokok bisa meningkat hingga beberapa kali lipat. Kondisi ini berpengaruh pada potensi kenaikan harga, terutama untuk komoditas utama seperti beras, daging, ayam, telur dan cabai," ucap Aliyah.

Dari sisi ketersediaan, lanjut dia, stok bahan pangan pokok dipastikan dalam kondisi aman. Hal ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah bersama instansi terkait dalam menjaga pasokan selama Ramadan.

"Operasi pasar melalui gerakan pangan murah dipastikan tetap berjalan dan diperkuat pengawasannya dengan melibatkan Perum Bulog, Satgas Pangan Polri, serta perangkat daerah terkait," papar Aliyah.

 

Ingatkan Pentingnya Peran Perumda Pasar Makassar

Pedagang menjajakan bawang merah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Selasa (2/4/2019). Sejumlah pedagang di Pasar Induk Kramat Jati mengaku harga bawang merah dan bawang putih relatif stabil, meskipun terjadi kenaikan harga di beberapa daerah. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Aliyah juga menekankan pentingnya peran Perumda Pasar Makassar Raya dalam menciptakan pasar yang bersih dan nyaman agar masyarakat merasa tenang berbelanja.

"Pengawasan dan evaluasi akan terus dilakukan, baik terhadap harga maupun ketersediaan. Terpenting, masyarakat tidak perlu panik karena stok tersedia dan pemerintah hadir melakukan pengendalian," ucap dia.

"Pemantauan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan menjamin kebutuhan pangan masyarakat Makassar selama Ramadan hingga Idul Fitri," jelas Aliyah.

Infografis Sejumlah daerah memiliki tradisi 'bersih-bersih diri' dengan cara mandi menyambut Ramadan (dok. Liputan6.com/Tri Yasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya