Liputan6.com, Jakarta - Pameran waralaba Info Franchise & Business Concept Expo (IFBC) 2026 resmi dibuka. Info Franchise & Business Concept Expo merupakan momentum peluang usaha terlengkap dan paling komprehensif di Indonesia yang diselenggarakan pada 13-15 Februari 2026 di Hall 1 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD.
Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri mengungkapkan apresiasinya terhadap pameran IFBC kali ini serta harapannya untuk pasar domestik di Tanah Air.
Advertisement
“Harapan kami adalah bahwa pasar domestik perlu kita garap karena kita juga merupakan negara dengan jumlah populasi yang sangat amat besar tetapi yang tidak kalah penting juga bagaimana dari lokal kita juga bisa go global,” jelasnya dikutip Sabtu (14/2/2026).
IFBC 2026 mengusung tema Grow Beyond Boundaries sebagai refleksi atas semangat dunia usaha untuk terus berkembang, berinovasi, dan melampaui batas di tengah perubahan lanskap ekonomi nasional maupun global.
“Jadi kalau kita melihat franchise ide usaha yang disajikan secara tepat, karena sistemnya sudah bagus munculnya, belajar dari sistem yang sudah teruji dan terbukti bagus yang sudah dikenal dan otomatis kalau ada usaha ada bimbingan dan dukungan dari perusahaan itu sendiri dan otomatis berjalannya kalau tidak dari nol,” tutup Ketua Asosiasi Franchise Indonesia Anang Sukandar.
Menko Airlangga Minta Toko Kelontong Akses KUR Rp 300 Triliun
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah telah mengalokasikan Rp 300 triliun untuk kredit usaha rakyat (KUR). Dia berharap, fasilitas permodalan itu bisa diakses oleh yang membutuhkan.
Sebagai salah satunya, Airlangga berharap para pemilik toko kelontong mitra Sampoerna Retail Community (SRC). Dia mendorong perluasan pihak yang mengakses KUR tersebut.
"KUR terus kita dorong, tahun ini lebih dari Rp 300 triliun, dan saya berharap bahwa ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh sahabat-sahabat SRC," kata Airlangga dalam Pesta Retail 2026, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MNC Lido, Bogor, Jawa Barat, ditulis Selasa (27/1/2026).
Aturan KUR tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Airlangga mengatakan, KUR ini bisa memudahkan para pemilik toko kelontong SRC. Pasalnya, ada fasilitas berupa subsidi bunga dari pemerintah.
"Sehingga tentu dari segi permodalan bisa lebih baik, dan karena bunganya hanya 6%, sisanya disubsidi oleh pemerintah," tandasnya.
Batas Pengajuan
Sebelumnya, Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman tidak akan membatasi pengajuan kredit usaha rakyat (KUR) mulai tahun depan, dengan pengenaan bunga flat sebesar 6 persen.
Maman menjabarkan, selama ini pengajuan KUR dibatasi pengambilannya hanya sampai empat kali saja untuk debitur sektor produksi, dan maksimal dua kali untuk debitur sektor perdagangan.
"Sekarang sudah dibuka. Jadi bisa beberapa kali, repetisinya bisa beberapa kali sampai UMKM-nya betul-betul kuat dan siap untuk lepas," ujar Maman usai mengikuti rapat di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (17/11/2025).