Liputan6.com, Jakarta - Sinetron Beri CInta Waktu Episode Jumat berkisah tentang Trian tiba-tiba datang ke rumah Adila saat larut malam. Dengan wajah penuh rindu, ia mengaku tak mampu lagi menahan keinginannya untuk bertemu. Adila yang terkejut sekaligus senang, tetap merasa waswas kalau-kalau ada yang melihat mereka. Ia khawatir kedatangan Trian di jam seperti itu bisa menimbulkan gosip. Meski begitu, suasana haru mengalahkan rasa takutnya. Keduanya pun berpelukan, melepas rindu yang selama ini tertahan.
Namun momen itu mendadak buyar ketika pintu rumah terbuka. Lusi berdiri di ambang pintu dengan ekspresi terkejut, memergoki Adila bersama Trian di tengah malam. Situasi menjadi canggung dan menegangkan dalam sekejap.
Advertisement
Keesokan harinya di kantor, Adila kembali harus berhadapan dengan Trian, kali ini dalam suasana profesional. Tak disangka, Trian bersikap dingin dan kaku. Ia bahkan meminta seluruh laporan pekerjaan Adila untuk direvisi tanpa penjelasan yang jelas. Adila yang merasa pekerjaannya sudah sesuai prosedur pun mulai kesal. Sikap Trian yang berubah drastis membuat Muti, Bimo, dan Naura heran. Mereka tak memahami apa yang sebenarnya terjadi di antara atasan dan rekan kerja mereka itu.
Belakangan terungkap bahwa sikap Trian dipicu rasa cemburu. Ia melihat Adila datang ke kantor bersama Aditya, dan hal itu membuatnya terbakar emosi. Alih-alih membicarakannya secara langsung, Trian justru melampiaskan perasaannya lewat urusan pekerjaan.
Di sisi lain, Reno yang kini telah pulih sepenuhnya menyimpan rencana sendiri. Ia tak sabar ingin mendatangi Rama di tempat kerjanya. Ada ambisi tersendiri di benaknya—ia ingin melihat langsung bagaimana reaksi Rama saat mengetahui dirinya sudah kembali dan berdiri di hadapannya.